Pelaku Teror Pembakaran Sekolah Akhirnya Ditangkap - YouTube YouTube1280 × 720Search by image Pelaku Teror Pembakaran Sekolah Akhirnya Ditangkap

Pelaku Teror Pembakaran Sekolah Akhirnya Ditangkap – YouTube YouTube1280 × 720Search by image Pelaku Teror Pembakaran Sekolah Akhirnya Ditangkap

Perlu kegilaan yang cukup akut bagi seseorang yang ingin mendapatkan proyek, memanjatkan upayanya dengan membakar sejumlah bangunan sekolah. Setidaknya itulah yang diinformasikan polisi mengenai motif Yansen Binti, dalang pembakaran delapan sekolah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Yansen tengah mengharap perhatian dari sang Gubernur demi satu proyek.

Peristiwa berawal dari terbakarnya SDN 1 Palangkaraya, 4 Juli 2017. Waktu itu, tujuh ruang kelas termasuk kantor SDN 1 Palangka, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), ludes terbakar.

Kapolsek Pahandut, AKP Roni Wijaya, seperti diberitakan Antara, waktu itu mengatakan penyebabnya masih diselidiki. Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari kantin belakang sekolah.

Terjadi jeda cukup lama untuk aksi berikutnya, seolah menunggu reaksi namun tak kunjung diperoleh. Tujuh belas hari kemudian, tak tanggung-tanggung ada empat SD yang dibakar kurang dari 24 jam. SDN 4 Menteng dan SDN 4 Langkai dibakar pada siang hari 21 Juli. Lalu pada dini hari 22 Juli, dua SD lagi terbakar yakni SDN 1 Langkai dan SDN 5 Langkai.

Postcomended   Ibukota RI Tak Akan Lagi di Pulau Jawa

Sepekan jeda, bahkan polisi belum berhasil menangkap pelaku, hingga pada 29 dan 30 Juli kembali terjadi kebakaran di tiga sekolah. Pada 29 Juli sore, kebakaran terjadi di SDN 8 Palangkaraya. Dini harinya, giliran SDN 1 Menteng terbakar, yang secara tak sengaja merembet ke bangunan SMK YPSEI Palangkaraya.

Kamis, 7 September 2017, polisi akhirnya bisa menetapkan dalang pembakaran kedelapan sekolah tersebut, yang ternyata seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng dari Partai Gerindra bernama Yansen Binti (YB).

Dari Tempo, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, mengatakan, tersangka yang berinisial YB sudah ditahan sejak Selasa di Bareskrim Polri.

Postcomended   Pilih Tunjangan Duit, Anggota DPRD DKI Tetap Belum Balikin Mobil Dinasnya

Yansen, berdasarkan penyidikan sementara, disebut Martinus memberikan dana dan mengatur apa saja tugas yang harus dilakukan beberapa tersangka pembakaran sekolah. Tujuannya: 
ingin mendapat perhatian dari Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran.

YB kata Martinus, ingin mendapatkan proyek. Sedangkan para eksekutornya ingin mendapatkan imbalan uang. Yansen dijerat Pasal 187 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ia dan delapan tersangka diancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Mempermalukan partainya, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, meminta agar kadernya itu dipecat.

Dilansir Jawa Pos, Ketua DPP Partai Gerindra, Wenny Warouw, seusai rapat internal, Jumat (8/9/2017),  mengatakan bahwa rapat tersebut juga membicarakan perilaku Yansen.

“Tadi diperintahkan oleh Prabowo Subianto agar diusut, sidik, tuntaskan, dan pecat,” ujarnya. Saat disinggung pembakaran itu terkait proyek, pihak partai Gerindra menyatakan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada kepolisian.***