Ekonomi

Setelah Google Hentikan Layanan Android, Giliran Facebook Gembosi Huawei

Share the knowledge

(gambar dari: https://www.videoblocks.com/video/social-media-logos-browsing-smartphone-facebook-twitter-youtube-pinterest-skype-instagram-google-linkedin-jaiku-bnn6q9xjgiufgl4rj)

(gambar dari: https://www.videoblocks.com/video/social-media-logos-browsing-smartphone-facebook-twitter-youtube-pinterest-skype-instagram-google-linkedin-jaiku-bnn6q9xjgiufgl4rj)

Raksasa teknologi Cina, Huawei, mendapat pukulan terbaru. Di tengah upaya menjaga bisnisnya tetap bertahan dari larangan AS untuk pembelian komponen dan perangkat lunak AS, kini giliran Facebook yang bakal melarang pra-instalasi aplikasi pada ponsel Huawei.

Facebook mengatakan kepada Reuters, pelanggan yang sudah memiliki ponsel Huawei masih akan dapat menggunakan aplikasi dan menerima pembaruan, tetapi ponsel Huawei baru tidak lagi dapat memiliki aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram yang sudah diinstal sebelumnya.

Vendor ponsel cerdas sering kali memasukkan penawaran bisnis untuk melakukan pra-instal aplikasi populer seperti Facebook. Aplikasi termasuk Twitter dan Booking.com juga sudah diinstal sebelumnya pada ponsel Huawei di banyak pasar. Twitter menolak memberikan komentar dan Booking Holdings tidak menanggapi permintaan wawancara.

Langkah Facebook mengurangi prospek penjualan untuk Huawei Technologies, yang bisnis smartphone-nya menjadi penghasil pendapatan terbesar tahun lalu, didukung oleh pertumbuhan yang kuat di Eropa dan Asia.
Huawei, menurut Reuters, menolak berkomentar.

Sebelumnya, Google Alphabet mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi menyediakan perangkat lunak Android untuk ponsel Huawei setelah penangguhan hukuman 90 hari yang diberikan oleh pemerintah AS berakhir pada Agustus 2018.

Tetapi Google Playstore dan semua aplikasi Google masih akan tersedia untuk model ponsel Huawei saat ini termasuk yang belum dikirim atau bahkan dibuat. Yang menjadi masalah, konsumen kini berduyun-duyun meninggalkan ponsel Huawei.

Postcomended   15 Januari dalam Sejarah: Aksi Mahasiswa Dibungkam dalam Peristiwa Malari

Menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters, larangan Facebook, sebaliknya, berlaku untuk semua ponsel Huawei yang bahkan belum meninggalkan pabrik. Facebook menolak mengomentari saat penangguhan itu terjadi.

Mei lalu, Washington melarang perusahaan AS memasok teknologi ke Huawei, bagian dari kampanye jangka panjang melawan perusahaan asal Cina itu. AS menuduh Huawei terlalu dekat dengan pemerintah Cina dan bahwa peralatan jaringan telekomunikasi dan produk lainnya dapat menjadi saluran bagi spionase. Huawei berulangkali membantah dugaan itu.

Pembeli ponsel Huawei saat ini yang tidak memiliki pra-instal Facebook masih akan dapat mengunduhnya dari Google Playstore. Akan tetapi, versi ponsel Huawei di masa mendatang tidak akan memiliki akses ke Google Playstore dan aplikasinya kecuali pemerintah AS mengubah arah.

Postcomended   27 April dalam Sejarah: Lapangan Tiananmen Diduduki Demonstran

Huawei mengatakan pihaknya siap untuk tindakan AS dan berjanji untuk mengatasi gangguan. Tetapi beberapa pelanggan di toko-toko di Eropa dan Asia mengatakan kepada Reuters bahwa mereka enggan membeli ponsel Huawei dalam menghadapi ketidakpastian.

Analis memperkirakan akan terjadi penurunan dramatis dalam penjualan smartphone Huawei. Pengecer ponsel di beberapa negara Asia saat Google mengumumkan “boikot”-nya, dilaporkan sudah menolak menerima perangkat Huawei untuk diperjualbelikan.

Bagaimana tidak, kini selain akan kehilangan akses ke aplikasi populer seperti Youtube dan Chrome, dengan pelarangan pra-instalasi aplikasi Facebook ce-es (termasuk Instagram dan WhatsApp), ponsel Huawei akan semakin miskin aplikasi popular.

Kerjasama dengan Rusia

Di sisi lain, seperti sengaja ingin membuat panas AS, Rusia malah menjalin kerasama pembangunan jaringan 5G dengan Huawei. Kamis (6/6/2019), Hawei mengadakan kesepakatan bisnis dengan operator telepon seluler Rusia, MTS, untuk membangun jaringan 5G dalam waktu dekat ini.

Postcomended   5 November dalam Sejarah: Parker Bersaudara Mengeluarkan Permainan Monopoli

MTS mengatakan kesepakatan itu menunjuk Huawei membangun teknologi 5G dan meluncurkan pilot jaringan 5G di Rusia tahun ini hingga 2020. Penandatangan kesepakatan disaksikan Presiden Cina, Xi Jinping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top