Warga mengerumuni Tempat Kejadian Perkara terduga bom bunuh diri di kampung Melayu – foto milik Sindo News https://metro.sindonews.com/read/1207877/170/korban-ledakan-bom-kampung-melayu-dilaporkan-5-orang-1495639851

Detiknews melansir berita tentang ledakan terduga bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Beberapa saksi mata menyatakan melihat potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian. Fotonya pun tersebar di dunia maya.

Penyebaran foto kecelakaan dan jenazah bukan hanya sekali ini terjadi. Setiap ada kejadian mengerikan yang memakan korban jiwa, dengan mudah foto atau videonya menjadi viral—dan mirisnya ditonton oleh banyak pasang mata. Banyak orang suka menyaksikan hal-hal mengerikan karena dianggap menantang adrenalin.

Postcomended   Cikahuripan Area

Tentu sudah banyak orang tahu bahwa menyebarkan foto bagian tubuh jenazah adalah melanggar Kode Etik Jurnalistik. Kode Etik Jurnalistik adalah hal yang menjamin agar setiap kegiatan pemberitaan dan peliputan yang dilakukan tidak melanggar nilai – nilai, norma serta etika dan rasa kemanusiaan. Secara hukum, para penyebar foto dapat dituntut.

Postcomended   Amazon tak Ingin Biarkan Alibaba Sendirian di Asia Tenggara

Secara sederhana, penyebaran gambar jenazah—baik dalam kondisi baik atau sebaliknya—bukan merupakan  hal yang patut ditampilkan, apalagi dalam sebuah berita. Melalui penyebaran itu, tidak terdapat sisi kemanusiaan sama sekali. Keluarga korban dipertaruhkan perasaannya ketika dengan leluasa gambar jenazah bertebaran di sosial media.

Postcomended   Pesona Nusa Dua Fiesta 2017 Siap Bius 30 Ribu Pengunjung

Tak hanya melanggar Kode Etik Jurnalistik, ternyata agama Islam pun memiliki garis etis terkait penyebaran foto orang sakit, jenazah, korban kecelakaan dan sejenisnya. NU Online menyebutkan, sebab penyebaran foto adalah menyangkut ranah publik, maka konten yang ditampilkannya pun seyogianya tak melanggar kepantasan di mata umum (‘urf).***