Internasional

Seusai Pembunuhan, Seseorang Keluar dari Konsulat Mengenakan Pakaian Khashoggi

Share the knowledge

CNN telah menayangkan video yang muncul untuk menunjukkan tubuh ganda mengenakan pakaian jurnalis Jamal Khashoggi setelah dia dibunuh. (CNN)

CNN telah menayangkan video yang muncul untuk menunjukkan tubuh ganda mengenakan pakaian jurnalis Jamal Khashoggi setelah dia dibunuh. (CNN)


Persekongkolan Arab Saudi di balik kematian Jamal Khashoggi, tampak terlalu bagus untuk tidak terungkap. Meski akhirnya mengakui wartawan dan kritikus Saudi itu mati di dalam konsulatnya di Istanbul akibat “adu jotos”, namun satu bukti menunjukkan, seusai pembunuhan seseorang keluar dari konsulat mengenakan pakaian Khashoggi; seperti ada upaya membuat alibi bahwa Khashoggi keluar hidup-hidup. Di sisi lain, hingga kini keberadaan jasad Khashoggi tidak jelas.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, Minggu (21/10/2018) mengatakab bahwa dia berjanji akan mengungkapkan “kebenaran telanjang” atas pembunuhan Khashoggi pada hari Selasa (24/10). Pernyataan Erdogan ini menyusul pengakuan Saudi, Sabtu, bahwa Khashoggi (59) mati di dalam konsulatnya di Istanbul, Turki, meskipun kematiannya disebut akibat aksi baku hantam dengan seseorang di konsulat.

“Mengapa ada 15 orang yang datang, mengapa 18 orang yang ditahan. Hal-hal ini harus diberitahukan secara rinci,” kata Erdogan dilansir laman Al-Jazeera. Sebelumnya, surat kabar pro-pemerintah Turki telah merilis informasi yang merinci bahwa ada satu tim beranggotakan 15 orang yang konon tiba di Istanbul untuk membereskan Khashoggi.

Postcomended   15 Mei dalam Sejarah: Rakyat Maluku Angkat Senjata, van den Berg Tewas

Jaksa penuntut umum Saudi, Sabtu, seusai pernyataan pengakuan Saudi, mengatakan bahwa 18 orang telah ditangkap sehubungan dengan insiden itu.

Sementara itu pejabat Turki menyebutkan bahwa pihak berwenang memiliki rekaman audio yang konon mendokumentasikan pembunuhan Khashoggi di dalam konsulat. Surat kabar Turki pro-pemerintah Yeni Safak, mengutip audio, mengatakan bahwa para penyiksanya memotong jari-jarinya selama interogasi dan kemudian memenggal kepalanya.

Kritikus terkemuka Putra Mahkota Saudi, Muhammad bin Salman, ini, memasuki gedung pada 2 Oktober 2018 untuk mendapatkan dokumen yang menyatakan bahwa dia telah menceraikan mantan istrinya, agar bisa menikahi kekasihnya, Hatice Cengiz. Namun menurut Cengiz yang menunggu di luar selama Khashoggi masuk ke dalam konsulat, dia tidak pernah keluar.

Mengenakan Pakaian Khashoggi
Setelah pihak berwenang di Turki menyebutkan bahwa Khashoggi dibunuh di dalam konsulat, pejabat Saudi sempat menyebutkan bahwa Khashoggi keluar hidup-hidup dari konsulat. Pernyataan ini seperti menjawab adanya dugaan bahwa seseorang telah keluar dari konsulat, seusai pembunuhan, dengan mengenakan pakaian Khashoggi.

Kepada CNN, seorang pejabat Turki mengatakan bahwa satu dari 15 orang yang khusus dikirim untuk membunuh Khashoggi, yang keluar mengenakan pakaian Khashoggi, adalah seseorang bernama Mustafa al-Madani.

Postcomended   Arab Saudi Diduga Keras Tahan Ulama hingga Presenter TV

CNN memperoleh rekaman video yang menunjukkan al-Madani meninggalkan konsulat Saudi di Istanbul melalui pintu belakang dalam pakaian Khashoggi, setelah kolumnis Washington Post itu diyakini telah terbunuh.

Al-Madani terlihat berjalan di jalanan Istanbul mengenakan pakaian yang mirip pakaian Khashoggi. Tak jauh darinya juga ada seorang pria yang membawa tas plastik dan mengenakan hoodie (penutup kepala).

Kamera pengintai menunjukkan al-Madani memasuki konsulat dengan kemeja hitam dan celana jins biru, beberapa jam sebelum Khashoggi dinyatakan hilang. Terlihat di video tersebut al-Madani dan orang yang membawa tas plastic itu naik taksi ke masjid Sultan Ahmet di Istanbul, memasuki kamar mandi, dan muncul kembali dengan pakaian baru. Keduanya kemudian terlihat membuang kantong plastik di tempat sampah.

Mengenai misteri tubuh Khashoggi, The Middle East Eye menyebutkan bahwa para pejabat Turki percaya tubuh Khashoggi dibawa keluar dari Turki oleh salah satu pengawal putra Pangeran Muhammad bin Salman. Maher Abdulaziz Mutrib dilaporkan terlihat membawa tas besar, yang tidak diperiksa karena ia melewati pemeriksaan keamanan melalui ruang VIP di bandara Ataturk, Istanbul.

Jika benar Saudi berniat membunuh Khashoggi, apa kesalahannya? Laman Al-Jazeera dalam laporannya menulis, dalam sebuah wawancara dengan The New Arab yang berbasis di London, Inggris, Khashoggi terdengar mengritik Pangeran Muhammad bin Salman yang mulai permisif ihwal Israel.

Postcomended   Gal Gadot Dukung Sesama Selebritas Israel yang Mengritik Pernyataan Anti-Arab Netanyahu

Khashoggi terdengar mengatakan bahwa Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, tidak akan menyerah pada tekanan Pangeran untuk menerima rencana perdamaian oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. “Abu Mazen (Abbas) memberi tahu (Mohammad bin Salman) ‘hei saudara, aku tidak bisa melakukan ini. Orang-orangku akan memakanku hidup-hidup’,” ujar Khashoggi di rekaman tersebut.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top