Siswa “Night Owl” Rentan Mengalami “Jet-lag Sosial”

Lifestyle
Share the knowledge

Orang yang Suka Begadang Itu Biasanya Lebih Cerdas! IDN Times Ternyata Orang yang Suka Begadang Itu Biasanya Lebih Cerdas!
Orang yang Suka Begadang Itu Biasanya Lebih Cerdas! IDN Times Ternyata Orang yang Suka Begadang Itu Biasanya Lebih Cerdas!

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa mahasiswa yang biasanya tidur larut dan bangun lebih awal, atau dikenal dengan istilah “night owl” (burung hantu malam), karena ada kuliah, menderita secara akademis ketika mereka gagal memperhitungkan ritme sirkadian mereka. Kondisi ini akan membuat siswa mengalami “jet lag sosial” yang diakibatkan perbuatan sendiri, yang dapat mengakibatkan penurunan nilai.

Dalam studi yang diterbitkan di Scientific Reports, para peneliti menilai aktivitas 14.894 siswa yang terdaftar di Universitas Northeastern Illinois, ketika mereka masuk sistem manajemen pembelajaran selama empat semester, dari musim gugur 2014 hingga musim semi 2016.

Para peneliti dapat mendokumentasikan apakah siswa dapat dikategorikan sebagai burung “larks”, “finches” atau “owl” dengan mencatat ketika siswa menjadwalkan kelas mereka dan melacak tingkat aktivitas mereka pada hari-hari ketika mereka tidak memiliki kelas.

Postcomended   Dengan Promosi Mulut ke Mulut, "Crazy Rich Asians" Puncaki Box Office

Aaron Schirmer, profesor biologi di Universitas Northeastern Illinois, dan Benjamin Smarr, seorang postdoctoral fellow di Universitas California, menemukan bahwa sebanyak 50 persen siswa telah memilih menghadiri kelas yang dilaksanakan sebelum mereka sepenuhnya siaga/waspada, sedangkan 10 persen sudah mencapai tingkat kewaspadaan mereka sebelum menghadiri kelas.

Untuk 40 persen yang memilih menghadiri kelas-kelas selaras dengan jam tubuh mereka, mereka secara konsekuen berkinerja lebih baik secara akademis. “Kami menemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami jet-lag (kondisi bagai belum menapak di Bumi) saat jam kelas mereka, yang sangat berkorelasi dengan penurunan kinerja akademik,” kata Smarr.

“Setiap orang bisa memiliki waktu biologis mereka sendiri yang beragam, jadi tidak ada satu solusi yang cocok untuk semua waktu untuk pendidikan,” jelasnya. Schirmer dan Smarr percaya, daripada mendorong siswa yang tidurnya secara alami terlambat untuk tidur lebih awal agar bangun lebih cepat, lebih baik jika siswa “night owl” ini berusaha menyesuaikan jadwal kelas mereka di sekitar ritme sirkadian mereka untuk mendapatkan manfaat.

Postcomended   Siap-siap, iPhone 8 OLED Diluncurkan September

“Daripada mengingatkan siswa ‘larut tidur’ ini untuk pergi tidur lebih awal, yang bertentangan dengan ritme biologis mereka, kita harus bekerja untuk mengindividualisasikan pendidikan sehingga proses pembelajaran dan kelas disusun berdasarkan kapan waktu siswa yang bersangkutan paling mampu belajar,”Kata Smarr. “Sangat penting bagi siswa memikirkan waktu kegiatan mereka agar upaya pendidikan mereka optimal,” kata Schirmer.


Share the knowledge

Leave a Reply