Loading...
Internasional

Studi: Kucing Harus Dimusnahkan untuk Lindungi Hewan yang Terancam Punah

Share the knowledge

Burung penciduk air Townsend yang terancam oleh hewan-hewan seperti tikus dan anjing liar, yang memakan telur-telur mereka di semak-semak pulau (gambar dari: https://oceanwide-expeditions.com/to-do/wildlife/shearwater)

Burung penciduk air Townsend yang terancam oleh hewan-hewan seperti tikus dan anjing liar, yang memakan telur-telur mereka di semak-semak pulau (gambar dari: https://oceanwide-expeditions.com/to-do/wildlife/shearwater)

Para ahli menyebut pentingnya pemusnahan hewan seperti kucing dan anjing yang menjadi liar, bahkan juga babi dan kambing, dari pulau-pulau di seluruh dunia. Ini dilakukan untuk menyelamatkan makhluk yang menjadi mangsa mereka dari kepunahan.

Para penulis dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One, seperti diteruskan laman Newsweek,  mengatakan, membasmi hewan seperti tikus, cerpelai, babi, dan kambing dari 169 pulau, terbukti bisa menyelamatkan sekitar 9,4 persen hewan paling terancam di planet ini.

Para penulis menyoroti bahwa 465 ribu pulau di dunia hanya mengambil sekitar 5,3 persen dari daratan di Bumi, namun mereka merupakan rumah bagi 75 persen kepunahan burung, mamalia, amfibi, dan kepunahan reptil yang dikenal sejak 1500-an. Sekarang, 36 persen dari spesies yang terancam punah di dunia hidup dipulau-pulau tersebut.

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para peneliti melihat data pada 1.184 vertebrata asli yang sangat terancam, yang diidentifikasi sebagai terancam punah atau terancam punah dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources), dan 184 mamalia non-asli yang hidup di 1.279 pulau di seluruh dunia.

Postcomended   Mengandung Zat Penyebab Kanker, Mulai Sekarang Hentikan Kebiasaan Menyimpan Struk Belanjaan

Dengan menggunakan data ini, mereka membuat daftar 292 pulau yang hewan aslinya akan mendapat manfaat dari pemusnahan mamalia invasif tersebut. Dari pulau-pulau ini, para peneliti menyoroti 107 di 34 negara di mana pemberantasan dapat dimulai segera setelah tahun 2020.

Pulau Soccoro Paling Berbahaya

Socorro di Meksiko digolongkan sebagai pulau yang paling membutuhkan pemulihan, di mana kucing dan tikus dapat dimusnahkan untuk menyelamatkan mocking-bird, spesies reptil Urosaurus auriculatus, dan burung penciduk-air Townsend.

Pemberantasan kucing, anjing, dan kambing di San Jose, Meksiko, sementara itu bisa menyelamatkan tikus kanguru dan kelinci sikat, yang unik di pulau itu.

Sementara itu di Gough, St Helena, Wilayah Seberang Laut Inggris, tikus akan dibunuh untuk menyelamatkan burung finch Gough, elang laut Tristan, elang laut jelaga, elang laut berhidung Atlantik kuning, dan petrel Atlantik.

Satu studi terpisah yang diterbitkan tahun lalu di The International Journal of Avian Science menemukan tikus besar telah merusak populasi burung laut di pulau di Atlantik Selatan.

Postcomended   Studi: 90% Remaja yang Dibunuh Kekasihnya adalah Perempuan

Mengomentari masalah tikus di Gough tahun lalu, penulis studi Anthony Caravaggi dari University College Cork, Irlandia, mengatakan kepada Newsweek bagaimana pemilahan akan bekerja. Menurutnya, pihaknya akan menjatuhkan pelet sereal beracun dari helikopter selama musim dingin ketika burung laut lebih sedikit berkembang biak di pulau itu.

“Tidak ada spesies mamalia lain di Gough yang akan memakan pelet (berancun) itu. Ini adalah teknik yang sama yang telah berhasil digunakan untuk membasmi tikus di banyak pulau di seluruh dunia,” katanya. Para penulis mengatakan, pemusnahan akan memberikan kontribusi besar dalam mencapai target konservasi global yang diadopsi oleh negara-negara dunia.

Nick Holmes, penulis utama studi dari kelompok Island Conservation, berkomentar: “Memberantas mamalia invasif dari pulau adalah cara yang ampuh untuk menghilangkan ancaman utama terhadap spesies pulau dan mencegah kepunahan dan melestarikan keanekaragaman hayati.”

“Studi ini adalah penilaian global yang sangat berharga tentang di mana peluang konservasi di masa depan ada, dan mendukung pengambilan keputusan regional dan nasional tentang di mana dan bagaimana mencegah kepunahan,” ujar Holmes.

Postcomended   Apakah Lada Hitam Menyehatkan? Begini Kata Ahli

Stuart Butchart, kepala ilmuwan di kelompok konservasi Birdlife International, mengatakan kepada BBC News, memberantas hewan-hewan invasif itu bisa menyelamatkan spesies luar biasa yang telah berevolusi secara terpisah dan hanya ditemukan di pulau-pulau terpencil ini.

Penelitian terdahulu oleh Island Conservation menemukan, tikus di atol Polinesia Prancis Tetiaroa mengancam penyu dengan memakan telurnya.***

Loading...


Share the knowledge
Loading...
To Top