Studi: Melihat Tanaman Hijau Dapat Kurangi Keinginan pada Alkohol atau Merokok

Internasional
Share the knowledge

 

Keinginan-keinginan buruk , termasuk hasrat makan junk food, bisa hilang dengan melihay yang hijau-hijau, menurut studi terbaru. (Gambar dari: https://www.forbes.com/sites/adigaskell/2017/02/15/a-green-office-equals-a-productive-office/)
Keinginan-keinginan buruk , termasuk hasrat makan junk food, bisa hilang dengan melihay yang hijau-hijau, menurut studi terbaru. (Gambar dari: https://www.forbes.com/sites/adigaskell/2017/02/15/a-green-office-equals-a-productive-office/)

Satu studi baru menunjukkan hubungan antara terpapar lingkungan/tanaman hijau, dengan berkurangnya keinginan pada alkohol, rokok, dan junk food. Dengan kata lain, hanya  melihat pohon hijau di luar jendela saja, dapat membantu melawan kebiasaan-kebiasaan buruk itu.

Studi ini adalah yang pertama menyelidiki kemungkinan hubungan antara paparan alam dengan “mengidam” (memiliki keinginan) dan emosi negatif.

Menurut laporan yang diterbitkan dalam jurnal Health & Place ini, para peneliti di Fakultas Psikologi Universitas Plymouth menyurvei 149 responden yang berusia 21 hingga 65 tahun tentang proporsi ruang hijau di lingkungan mereka, kehadiran pandangan hijau di rumah mereka, akses mereka ke taman, dan seberapa sering mereka menggunakan ruang hijau publik.

Studi ini juga mengajukan pertanyaan tentang pengalaman dengan depresi dan kecemasan, serta mengidam hal-hal seperti kafein, cokelat, alkohol dan nikotin. Peserta menilai intensitas, citra, dan intrusif dari mengidam mereka pada skala 11 poin.

Para peneliti menemukan bahwa keberadaan ruang hijau berkontribusi terhadap penurunan keinginan (mengidam). Efeknya sangat nyata ketika lebih dari 25 persen dari pandangan responden adalah kehijauan.

Postcomended   Putra Mahkota Saudi Terlihat Diabaikan Saat Sesi Foto di KTT G20

Pengetahuan sebelumnya sebagian besar dikaitkan dengan latihan di alam. Sebuah studi tahun 2015 dari University of Michigan menemukan bahwa jalan kaki kelompok selama 90 menit efektif dalam memerangi depresi dan gangguan mood lainnya.

Tetapi bagi orang-orang yang tidak punya waktu untuk berjalan kaki selama 90 menit, studi baru ini menyebutkan, hanya dengan melihat pohon hijau di luar jendela, dapat membantu melawan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti yang sudah disebutkan.

Studi ini dapat berdampak pada program kesehatan masyarakat dan mendorong perencanaan untuk akses ke ruang hijau. “Sudah lama diketahui bahwa berada di alam terbuka terkait dengan kesejahteraan seseorang,” kata pemimpin penulis, Leanne Martin, dalam sebuah pernyataan.

Postcomended   Menyusul Pengungkapan Kotak Hitam JT601, Boeing Sebar Instruksi untuk Para Pilot 737 Max

Sabine Pahl, seorang profesor psikologi di University of Plymouth, menyebut karya Martin sebagai langkah awal yang menjanjikan. “Tetapi agar ada hubungan yang serupa dengan mengidam karena hanya bisa melihat ruang hijau, menambah dimensi baru pada penelitian sebelumnya.”

“Nafsu keinginan, berkontribusi terhadap berbagai perilaku yang merusak kesehatan seperti merokok, minum berlebihan dan makan tidak sehat,” kata Pahl. Pada gilirannya, kata Pahl, ini dapat berkontribusi pada beberapa tantangan kesehatan global terbesar di zaman kita, termasuk kanker, obesitas, dan diabetes.***


Share the knowledge

Leave a Reply