Sebagian Besar Aplikasi Antivirus di Play Store Tidak Melakukan Apa-apa

Lifestyle
Share the knowledge

 

Ulasan dan pemeringkatan aplikasi antivirus di Play Store tidak menjamin apa-apa. Nama-nama antivirus ternama tetap bisa dijadikan jaminan mutu (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=L5CV7_-n1Js)
Ulasan dan pemeringkatan aplikasi antivirus di Play Store tidak menjamin apa-apa. Nama-nama antivirus ternama tetap bisa dijadikan jaminan mutu (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=L5CV7_-n1Js)

Para peneliti di perusahaan pengujian antivirus Austria, AV-Comparatives, menganalisis 250 aplikasi yang mengklaim menawarkan keamanan untuk smartphone dan tablet Android. Hasilnya? Jeblok. Cek di ujung tulisan sejumlah anti-virus yang direkomendasikan.

Tes tersebut mengungkapkan, dua pertiga dari aplikasi antivirus Android yang muncul di Google Play store tidak memberikan perlindungan apapun untuk perangkat, The Independent melaporkan.

Hanya kurang dari sepertiga dari anti-virus yang dites berhasil mendeteksi bahkan 30 persen dari aplikasi jahat yang dirilis pada tahun 2018. Sementara 80 dari aplikasi yang diuji, gagal memenuhi persyaratan paling dasar perusahaan untuk keamanan siber.

“Beberapa produk keamanan Android dalam pengujian kami, hanya memblokir begitu sedikit sampel malware — dalam beberapa kasus bahkan sama sekali tidak ada– sehingga mereka tidak dapat secara wajar digambarkan sebagai aplikasi anti-malware,” kata laporan temuan tersebut.

Tes menemukan bahwa beberapa aplikasi di Google Play store sangat tidak efektif sehingga mereka mendeteksi diri mereka sebagai malware.

Postcomended   Sup Ayam Bisa Usir Flu Bukanlah Mitos

Pakar keamanan siber secara konsisten memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh aplikasi yang mengklaim menawarkan perlindungan. Peneliti malware Android, Lukas Stefanko, baru-baru ini menyoroti sejumlah aplikasi penipuan dengan hampir satu juta unduhan.

Para peneliti mengatakan, meskipun kinerja buruk, sebagian besar aplikasi dari 250 aplikasi Android yang diuji dalam studi terbaru, memiliki skor ulasan empat atau lebih tinggi di Google Play store.

Kepada pengguna Android yang ingin menginstal aplikasi antivirus, para peneliti mendesak mereka untuk berhati-hati pada ulasan dan unduhan Google Play.

Postcomended   Sadar Gak? 10 Lagu Ngetop Ini Ternyata Hasil Daur Ulang!

“Menggunakan peringkat pengguna (sebagai acuan rekomendasi) jelas tidak efektif, karena sebagian besar pengguna akan memberikan peringkat mereka hanya berdasarkan pengalamannya, tanpa tahu apakah aplikasi ini menawarkan perlindungan yang efektif atau tidak. Beberapa ulasan lain akan dipalsukan oleh pengembang,” tulis para peneliti.

Demikian pula jumlah unduhan terlalu kasar untuk dijadikan panduan, sebab aplikasi penipuan yang sukses dapat diunduh berkali-kali sebelum ditemukan sebagai penipuan. “Karena itu, kami sarankan hanya menggunakan aplikasi dari vendor yang terkenal, terverifikasi, dan bereputasi baik,” ujar mereka.

Aplikasi-aplikasi yang berkinerja baik dalam pengujian yang direkomendasikan adalah termasuk merek-merek mapan seperti Avast, AVG, F-Secure, Kaspersky, dan McAfee.***


Share the knowledge

Leave a Reply