Lebih dari 250 orang tewas dalam enam tahun terakhir saat melakukan swafoto. Kematian datang ketika orang itu mencoba menangkap wajah mereka dekat air atau di suatu moda transportasi. Penelitian mengenai swafoto ini menyebutkan bahwa selfie telah menjadi masalah utama “kesehatan” masyarakat.

Di India –juga di Indonesia– sejumlah kasus kematian datang akibat berswafoto alias selfie di jalur rel kereta api aktif. Kasus paling mengenaskan di Indonesia adalah pemuda yang tewas terperosok ke kawah Merapi saat melakukan selfie.

Peneliti, bekerjasama dengan dengan Institut Ilmu Kedokteran Seluruh India menemukan bahwa 259 orang meninggal antara Oktober 2011 dan November 2017 sebagai akibat dari bahaya yang muncul saat mereka melakukan swafoto.

Jumlah kematian terkait swafoto tertinggi terjadi di India dalam rentang waktu tersebut, diikuti oleh Rusia dan Amerika Serikat (AS), menurut penelitian tersebut. “Kematian selfie telah menjadi masalah utama kesehatan masyarakat,” kata Agam Bansal, penulis utama studi tersebut, kepada The Washington Post, yang diteruskan The Hill.

Studi tersebut melaporkan, sebagian besar kematian disebabkan oleh sesuatu yang terjadi di sekitar orang yang mengambil swafoto. Misalnya, banyak orang tenggelam ketika mencoba mengambil foto narsis di air, atau mati ketika mencoba mengambil foto selfie di depan kereta api.

Postcomended   Selangkah Lagi bagi Ilmuwan untuk Temukan Vaksin Jerawat

Usia rata-rata orang yang tewas akibat berswafoto tersebut, menurut penelitian itu, sekitar 23 tahun, dan hampir tiga perempat dari korbannya adalah laki-laki, Temuan itu diterbitkan dalam edisi Juli-Agustus Journal of Family Medicine dan Primary Care, dan pertama kali dilaporkan dalam artikel The Washington Post, Rabu (3/10/2018).

Postcomended   "Telanjang, Yuk!": Alasanku Berhenti Main Instagram

Kasus kematian akibat berswafoto paling viral di Indonesia adalah yang dilakukan Erri Yunanto (21). Mahasiswa Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, ini, dikabarkan terpeleset masuk ke kawah Gunung Merapi sedalam 200 meter, saat melakukan swafoto di atas Puncak Garuda, pada 16 Mei 2015. Saat dievakuasi,Erri sudah meninggal.

Tewas tertabrak kereta api saat berswafoto adalah yang paling umum terjadi. Pada 26 Januari 2015, Sellvi Hani (16), tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan Benteng Sungai Ular, Desa Sumandi Hulu, Deli Serdang, saat berswafoto Bersama tiga kawannya.

Desember 2017 lalu, remaja bernama Ely Hayati, tengkorak kepalanya retak  setelah berbenturan dengan kereta api, dengan modus hampir sama dengan kasus Selvi, yakni berswafoto bersama kawan-kawannya dengan latar kereta yang sedang melaju kencang.***

 

Share the knowledge