Tercorengnya Nobel Perdamaian Si Anggrek Baja #StopKillingRohingyaMuslims

Pertikaian antara minoritas Rohingya dengan pemerintah Myanmar yang menjurus pada genosida, mungkin memang bukan konflik agama. Namun reaksi emosional Aung San Suu Kyi saat diwawancara seorang jurnalis muslim, adalah noda yang mencoreng Nobel Perdamaian-nya. Suu Kyi berkali-kali ngeles tidak mau memakan umpan yang dilempar Mishal Husain, jurnalis BBC, agar mengecam sikap anti-muslim di Myanmar.

Continue Reading

Kini Thailand Dilema Pulangkan Muslim Uighur ke Cina

Cina mendesak keras agar Thailand memulangkan 62 lelaki dan perempuan etnis Uighur pencari suaka. Thailand dilema. Dalam kasus pemulangan 100 warga Uighur yang kabur ke Thailand pada Juli 2015, hubungan Thailand dengan negara-negara muslim khususnya Turki, memanas. Waktu itu Thailand ogah memberi suaka kepada mereka. Organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) mencemaskan warga Uighur yang dipulangkan akan […]

Continue Reading

Perempuan Berpakaian Minim Hebohkan Arab Saudi

Arab Saudi dihebohkan sejumlah video yang menunjukkan seorang perempuan dengan pakaian minim berjalan-jalan di satu situs sejarah di sana. Kepolisian Arab Saudi dikabarkan sudah menahan perempuan itu untuk menjalani pemeriksaan. Arab Saudi adalah negara yang menerapkan aturan berpakaian ultrakonservatif baik untuk wanita maupun pria. Akan tetapi mereka seolah menerapkan standar ganda untuk anggota kerajaan perempuan.

Continue Reading

Malala Desak Sejawatnya Sesama Peraih Nobel agar Kutuk Kekerasan pada Rohingya

Pemenang Nobel Perdamaian termuda, Malala Yousafzai, mendesak pemenang Nobel Perdamaian senior yang dia sebut sebagai “rekan peraih nobel”, Aung Suu Kyi, untuk menghentikan perlakuan “memalukan” negerinya terhadap minoritas Muslim di Myanmar. Malala mengaku telah meminta Suu Kyi untuk mengutuk perlakuan “tragis dan memalukan” terhadap orang-orang Rohingya di Myanmar menyusul kekerasan yang menyebabkan ratusan orang tewas.

Continue Reading