• Tag Archives: #medsos

Tengok Akun Twitter Donald Trump, lalu Bayangkan 61% Followernya Ternyata Palsu

sumber gambar: https://news.videonews.us/almost-50-percent-of-trumps-twitter-followers-are-bots-or-fake-accounts-3154008.html

sumber gambar ilustrasi: https://news.videonews.us/almost-50-percent-of-trumps-twitter-followers-are-bots-or-fake-accounts-3154008.html

SparkToro, Selasa (9/10/2018), merilis analisis terbaru yang menyebutkan mayoritas pengikut Twitter Presiden AS Donald Trump adalah spam, bot, propaganda, atau akun yang tidak aktif. Jumlah follower dengan akun “palsu” ini bahkan disebut jauh lebih banyak dibanding akun sejenis yang dimiliki Barack Obama dan Hillary Clinton, dengan angka yang dianggap mengejutkan. Ini mengungkap adanya praktik jual beli akun tak terkecuali di Indonesia.
… Read More

Instagram Bakal Gunakan AI untuk Deteksi Penindasan di Foto dan Kepsyen

https://www.biscuitsandbath.com/our-locations/park-avenue/instagram-logo-2/

https://www.biscuitsandbath.com/our-locations/park-avenue/instagram-logo-2/

Para selebriti yang aktif di Instagram mungkin salah satu yang akan paling menyambut gembira kabar ini. Jika filter komentar yang diterapkan tahun lalu tak cukup menjegal komentar-komentar yang merisak mereka, Instagram sekarang sedang menyempurnakannya. Ini adalah terobosan baru setelah Instagram dipimpin kepala baru. … Read More

Di Balik Pabrik Akun Medsos Palsu: “Berdengung” Adalah Industri Besar (2)

Tiga buzzer Saracen setelah dibekuk (sumber foto: https://elshinta.com/news/120396/2015/05/26/aliran-dana-dari-asma-dewi-ke-saracen-diusut)

Tiga buzzer Saracen setelah dibekuk (sumber foto: https://elshinta.com/news/120396/2015/05/26/aliran-dana-dari-asma-dewi-ke-saracen-diusut)

Komunitas buzzer politik saat ini sedang riuh diam-diam. Jelang pemilu presiden (pilpres) 2019, miliaran rupiah bahkan mungkin triliunan, akan bersirkulasi dengan brutal… termasuk kepada para buzzer, “pendengung”, di medsos. Seorang buzzer, seperti dikatakan dalam tulisan pertama, merasa jijik kalau harus mendengungkan hoax. Tapi “hari gini”, banyak yang tak akan menolak jika dengan hanya bermain kata-kata, duduk di depan komputer, atau bahkan bermain smartphone dimanapun, Rp 4 juta sebulan atau Rp 20 juta sekali mencuit, masuk kantong. … Read More

Di Balik Pabrik Akun Medsos Palsu: Alex, Saracen, dan Muslim Cyber Army (1)

(sumber foto ilustrasi: https://globalnews.ca/news/4190865/canadian-emergency-alert-system-test-phone/)

Dengan bermodalkan smartphone, seorang buzzer yang dibayar Rp 4 juta sebulan sampai Rp 20 juta sekali ngetweet, bias bekerja dimana saja, meskipun “berkantor” di rumah mewah. (sumber foto ilustrasi: https://globalnews.ca/news/4190865/canadian-emergency-alert-system-test-phone/)


Media sosial (medsos) telah melahirkan “profesi” baru: buzzer. Sesuai namanya yang berasal dari bahasa Inggris, buzz, “berdengung”, para buzzer –yang identik dengan pemilik akun bodong di medsos– ini akan mendengungkan misi yang diperintahkan sang boss di medsos, tak terkecuali misi politik suatu kelompok. Seorang anggota dari selusin lebih buzzer yang mendapat “orderan”, diberitahu bahwa misi yang diberikan padanya adalah “perang”, dengan bayaran Rp 4 juta sebulan, bahkan Rp 20 juta sekali tweet.
… Read More

Studi: Swafoto Menjadi Salah satu Masalah Utama “Kesehatan” Masyarakat

Lebih dari 250 orang tewas dalam enam tahun terakhir saat melakukan swafoto. Kematian datang ketika orang itu mencoba menangkap wajah mereka dekat air atau di suatu moda transportasi. Penelitian mengenai swafoto ini menyebutkan bahwa selfie telah menjadi masalah utama “kesehatan” masyarakat. … Read More

Disebut Sering Bentrok dengan Zuckerberg, Giliran Para Pendiri Instagram Hengkang

Mike Krieger dan Kevin Systrom (kredit: Instagram)

Mike Krieger dan Kevin Systrom (kredit: Instagram)

Instagram, Senin (24/9/2018), mengumumkan, dua co-founder-nya, Kevin Systrom dan Mike Krieger, telah mengundurkan diri dari aplikasi berbagi foto ini. Di blognya, Systrom menulis alasan normatif penyebab keluarnya  Namun sudah menjadi rahasia umum bahwa sering terjadi bentrokan antara mereka dengan Mark Zuckerberg atas arah Instagram. Tren para pendiri startup keluar setelah diakuisisi, terjadi hampir di semua aplikasi. … Read More

Pertanyaan Tumpul Ini Cukup untuk Membuat Seorang Narsisis Mengakuinya

Narcissus is affixed to his own reflection in the spring. J.W. Waterhouse, 1903. Public domain (https://www.historicmysteries.com/narcissus-myth-version-poets/)

Narcissus melekat pada bayangannya sendiri di musim semi. J.W. Waterhouse, 1903. Public domain.   (sumber: historicmysteries.com)

Untuk menentukan seseorang itu narsisis atau tidak, satu tes diagnostik memiliki 40 poin untuk ditanyakan. Namun satu studi menyebutkan, ke-40 pertanyaan itu sering dapat dilewatkan hanya dengan satu pertanyaan tumpul. Penelitian bermaksud mengorek kecenderungan bahwa era medsos benar-benar terkait dengan perilaku narsistik yang kian menjauhkan sikap empati.
… Read More

Go-Jek Mulai Main di Bisnis Media

Go-Jek mulai melirik bisnis di bidang  media massa. Perusahaan pembayaran dan transportasi umum online ini diketahui telah berinvestasi di startup media berita digital, Kumparan, sebagai bagian dari ekspansi ke konten online. … Read More

Ucapkan Pernyataan Rasis, Seorang Pria Cina Dideportasi dari Kenya

The Embassy Spokesman said Kenya and China enjoy close ties based on mutual benefit and a win-win strategy/CFM NEWS

Juru Bicara Kedutaan mengatakan Kenya dan Cina menikmati hubungan dekat berdasarkan keuntungan bersama dan strategi win-win/CFM NEWS

Seorang pria Cina telah memicu reaksi marah warga Kenya. Pria muda ini diketahui membuat komentar rasis tentang warga Kenya dalam sebuah video. Pemerintah Kenya seperti diinformasikan Departemen Imigrasi Kenya, Kamis (6/9/2018), telah mendeportasi orang ini. Apa yang diucapkannya? … Read More

Diduga Cemaskan Denda, Twitter Blokir Akun “Anak-anak”

Twitter mungkin tak mau repot-repot memperbaharui sistemnya ketika urusannya adalah denda. Akibatnya, saat ini banyak akun pengguna media sosial (medsos) ini yang mendaftar saat usianya masih di bawah 13 tahun, terkena blokir. Demi menuruti aturan regulator medsos UE, Twitter memang membatasi usia penggunanya 13 tahun. Jika tidak, harus siap dikejar-kejar denda.  … Read More

20 Mati di India, WhatsApp Pasang Iklan Tip Tangkal Kabar Hoax

Seorang pria India membaca koran yang memuat iklan WhatsApp berupa 10 tip dalam menangkal informasi hoax (The Independent)

Konsekuensi menghancurkan akibat berita palsu yang tersebar di media sosial, tampak jelas di seluruh dunia. Dalam dua bulan terakhir 20 orang mati di India akibat beredarkan pesan-pesan palsu mengenai isu adanya geng yang menculik anak-anak, atau mafia yang mengambil bagian tubuh manusia. Bagaikan putus asa, WhatsApp pasang iklan 10 tips menangkal pesan palsu yang dimuat di media cetak surat kabar. … Read More

dejournal.id