Internasional

Tahanan Muslim di LP Anchorage Diduga Diberi Makanan Berbahan Babi untuk Berbuka

LP Anchorage (credit: KTVA.com)

Seorang hakim federal telah memerintahkan penjara Alaska untuk berhenti memberi makan para narapidana Muslim makanan berbahan babi ketika mereka berbuka puasa selama bulan Ramadan, kata kelompok hak-hak sipil. Menanggapi tuduhan itu, pihak LP Anchorage mengaku mengakomodasi semua keyakinan di fasilitas penjaranya.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengatakan, perintah penahanan telah diberikan oleh pengadilan pada Jumat (25/5/2018) setelah menuduh Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anchorage, Alaska, Amerika Serikat (AS) memberi “hukuman yang kejam dan tidak biasa” kepada para tahanan Muslim.

Dalam gugatan yang diajukan Selasa, CAIR mengklaim dua tahanan Muslim yang sedang berpuasa di penjara kelaparan, karena petugas LP menawarkan mereka makanan berbahan daging babi ketika mereka sedang beribadah puasa.

Gugatan CAIR itu menuntut “diet gizi seimbang” untuk para tahanan, perubahan kebijakan dan kompensasi, serta hukuman ganti rugi.

Postcomended   Menpar Menilai Media Value Asian Games 2018 Sangat Penting

Gugatan itu menegaskan, mereka yang menaati Ramadan menerima sekantong makanan setiap malam setelah matahari terbenam setara 500-1.100 kalori per hari, padahal untuk seorang pria sesuai pedoman kesehatan federal, seharusnya menerima 2.600-2.800 kalori per hari.

Paket makanan yang diberikan kepada narapidana, menurut gugatan itu, berisi sandwich Bologna daging babi, yang tidak diperbolehkan agama mereka, dan tidak ada alternatif lain yang ditawarkan. “Konstitusi dan kongres melarang penjara memaksa tahanan untuk memilih antara iman dan makanan mereka,” kata direktur litigasi nasional CAIR, Lena Masri.

“Kami berharap pengadilan akan melakukan apa yang akan dilakukan oleh Pejabat LP Anchorage untuk memastikan bahwa narapidana Muslim tidak kelaparan atau dipaksa untuk melanggar prinsip-prinsip iman mereka selama bulan suci Ramadan,” seru Masri.

Seorang pengacara untuk negara, Matthias Cicotte, membantah tuduhan yang dibuat oleh CAIR bahwa hak tahanan telah dirampas.

Postcomended   TOUR BROMO MIDNIGHT

Dalam sebuah pernyataan kepada The Hill , juru bicara LP Anchorage, Megan Edge, mengatakan, LP itu memberikan narapidana yang berpuasa dua kantonf makanan yang bisa mereka makan saat mereka diperbolehkan makan.

“LP mengakomodasi berbagai keyakinan, termasuk Muslim,” kata Edge. “Semampu kami, sesuai dengan Hukum Islam, kami menyediakan kesempatan bagi tahanan Muslim untuk mampu berpantang total dari makanan dan minuman antara fajar hingga senja selama Ramadan.”

Anchorage adalah kota terbesar di negara bagian Alaska, AS. Jumlah penduduknya pada 2004 diperkirakan mencapai 277.498; lebih dari dua perlima dari seluruh penduduk negara bagian ini. Anchorage didirikan pada 1915 dan dinamai menurut tempat kapal membuang jangkarnya.

Para penggemar penerbangan menyebut kota ini dengan slogan “Lintasan Udara Dunia” karena lokasi geografisnya di antara dua benua utara dan lokasi strategisnya dalam dunia perkapalan dan transportasi.(***/theindependent/newsweek/wikipedia)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top