Desa Mandiri Pangan di Sultra dengan memanfaatkan pekarangan (http://www.aktual.com/wp-content/uploads/2015/06/Pemprov-Sultra-Bentuk-92-Desa-Mandiri-Pangan.jpg)

Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan iklimnya yang kering dtambah kemiskinan, membuat provinsi ini mudah mengalami rawan pangan. Pada 2004, ada 55 desa masuk kategori rawan pangan, dengan jumlah cenderung meningkat pada musim kemarau. Ketika pada 2006 pemerintah meluncurkan program Desa Mandiri Pangan, baru pada 2009 NTB memulainya. Salah satu upaya mendukung ketahanan pangan di NTB dilakukan di Desa Srading, Sumbawa, dengan mengolaborasikan antara lahan pekarangan, tanaman pangan khususnya cabai, dan ternak unggas, disingkat Tancab Gas.

Nusa tenggara tergolong beriklim kering, yang antara lain ditandai dengan jumlah curah hujan yang sedikit, dan tidak terbagi merata. Pada daerah dengan iklim kering ditandai dengan luasnya padang rumput. Tak heran bila kondisi rawan pangan kian parah di musim kemarau.

Postcomended   Selain Penyebab Kanker, Rokok Juga Menyebabkan Kemiskinan

Dilansir Bisnis.com pada 9 Juli 2017, program Tancab Gas di Desa Srading Kecamatan Moyo Ilir, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dinilai berhasil dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di sana. Tancab Gas adalah inovasi yang dikembangkan Ketua Tim Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi NTB, Erica Zainul Majdi.

Postcomended   Selain Penyebab Kanker, Rokok Juga Menyebabkan Kemiskinan

Pada praktiknya, tak cuma tanaman cabai yang diaplikasikan, melainkan juga sayuran-sayuran, sambil beternak unggas (ayam). Kotoran ayam inilah yang akan membantu tanaman tumbuh subur.

Dalam satu tayangan yang dilaporkan MetroTV, seorang ibu bernama Subaeda, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Selain dari bertanam sayuran tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, juga hasil bert

Postcomended   Selain Penyebab Kanker, Rokok Juga Menyebabkan Kemiskinan

Pada 2013, NTB menargetkan 222 desa sasaran program Desa Mandiri Pangan. Pada 2014-2015, pemerintah provinsi melakukan penguatan kapasitas di 110 desa.

Dikutip Antara, syarat untuk menjadi desa yang bisa mengikuti program Desa Mandiri Pangan adalah 30 persen dari total penduduknya masuk dalam kategori miskin, memiliki potensi sumber sosial, ekonomi dan alam yang belum dioptimalkan dan aparat serta masyarakat desa memiliki respon tinggi dalam pembangunan ketahanan pangan.***