Apple Testing Augmented Reality 'Smart Glasses' That Connect to ... Mac Rumors googleglassaugmentedreality

Apple Testing Augmented Reality ‘Smart Glasses’ That Connect to … Mac Rumors googleglassaugmentedreality

Apple Inc dalam waktu dekat akan meluncurkan debut alat yang dapat membuat dua pengguna iPhone berbagi “augmented reality” (AR); teknologi yang tak asing juga bagi Google. Keduanya kini bersaing bagaimana agar data pengguna yang terkirim ke server, aman. Teknologi AR secara sederhana dapat dijelaskan oleh bagaimana game Pokemon Go terjadi. Namun tetap muncul kekhawatiran pengguna akan membongkar rahasia ruang-ruang pribadi.

Dua orang yang akrab dengan rencana tersebut di Apple, mengungkapkannya pekan ini seperti dilaporkan Reuters. Augmented reality (AR) memungkinkan pemirsa melihat struktur virtual yang ditumpangkan/ditambahkan di sekitarnya melalui smartphone atau perangkat lain.

AR adalah teknologi yang digunakan dalam game Pokemon Go, dan oleh industri, seperti pabrik yang ingin memetakan jalur perakitan baru. Apple dan rivalnya, Google, sedang berlomba untuk merilis alat AR untuk menarik pengembang perangkat lunak ke platform mereka.

Keduanya akan memberi akses pada dua pengguna berbagi data sehingga mereka dapat melihat objek virtual yang sama di ruang yang sama melalui perangkat masing-masing.

Postcomended   Tour de Singkarak ETAPPE 1, TANAH DATAR (Istano Basa Pagaruyung) - PADANG (Pantai Cimpago) sepanjang 109,3 km

Akan tetapi hal ini telah memicu kekhawatiran para pengembang ihwal privasi pengguna. Para pengembang mengatakan, jika aplikasi AR mulai menjadi lumrah, pengguna akan memindai rumah mereka sendiri dan ruang pribadi lainnya secara rutin.

Seorang yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan, Apple merancang sistem dua penggunanya untuk bekerja secara telepon-ke-telepon, sebagian karena masalah privasi tersebut.

Pendekatan, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya ini, berbeda dari Google yang membutuhkan memindai lingkungan pemain untuk dikirim ke dan disimpan di “cloud”.

Apple menolak berkomentar. Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Apple akan mengumumkan multiplayer AR pada konferensi pengembangnya, yang dimulai Senin (4/6/2018).

AR telah menjadi fokus utama di kedua perusahaan tersebut. CEO Apple, Tim Cook, bahkan menyebutnya “besar dan mendalam”, dan perusahaan itu merilis alat pertamanya untuk memungkinkan pengembang perangkat lunak membuat aplikasi AR tahun lalu.

Rivalitas Memanas
Dengan merilis hal tersebut, Apple menjadikan AR memungkinkan di banyak ponsel tanpa modifikasi. Langkah ini mendorong Google meninggalkan upaya AR yang mengharuskan ponsel memiliki sensor khusus dan sebagai gantinya membangun alat untuk AR pada telepon konvensional.

Postcomended   Misteri Jabal Magnet Di Arab Saudi

Perlombaan antara keduanya telah memanas sejak saat itu. Pada konferensi pengembang sendiri pada Mei, Google meluncurkan alat untuk membuat game AR multiplayer.

Sistem, yang disebut Cloud Anchors ini, membutuhkan pemain pertama memindai lingkungannya dan kemudian mengunggah data pemetaan mentah ke server Google, di mana itu diterjemahkan ke dalam representasi kasar dari area tersebut.

Para pemain berikutnya melakukan pemindaian yang mengirim lebih banyak informasi terbatas ke server yang sama, yang cocok dengan telepon dan memungkinkan mereka masing-masing melihat objek virtual yang sama pada ruang fisik yang sama.

Namun, sistem Apple menghindari penyimpanan pemindaian (scan) pemetaan mentah dari lingkungan pengguna di cloud, kata dua sumber tersebut. Sementara Google mengatakan akan membuang data pemetaan mentah setelah tujuh hari.

Detail yang tepat tentang bagaimana sistem baru Apple ini akan bekerja –atau apakah itu akan mendukung tiga atau lebih pemain– tidak tersedia. Tetapi pendekatan telepon-ke-telepon pada akhirnya bisa mengalami keterbatasan teknis.

Seseorang yang terlibat dalam AR-nya Google mengatakan, ini bisa berakhir menjadi lebih sulit untuk menangani tiga atau lebih pemain pada suatu waktu jika seorang pemain yang memulai permainan, putus.

Postcomended   Kapolri Minta Barang Bukti Sabu Satu Ton Dijaga Ketat

“Untuk tujuan artistik, sangat fenomenal untuk dapat secara tepat memetakan lingkungan pengguna dan melapisi objek-objek digital,” kata Joel Ogden, kepala eksekutif Construct Studio, pembuat permainan realitas virtual dan yang diperluas (AR).

“Tapi kami pasti akan memasuki wilayah yang belum dipetakan. Ada banyak implikasi privasi yang sangat parah yang belum benar-benar kami eksplorasi,” ungkapnya. (***/reuters)

Share the knowledge