Loading...
Lifestyle

Tidak Ada Hubungan Langsung antara Disleksia dan Kecedasan

Share the knowledge

https://alum.mit.edu/slice/study-reveals-brain-function-behind-dyslexia

Penderita disleksia melihat huruf-huruf secara barbed (gambar dari:


Peneliti dari Universitas Yale baru-baru ini menemukan bahwa tidak ada hubungan langsung antara disleksia dan kecerdasan. Bahkan, banyak orang dengan kondisi ini cenderung berbakat di berbagai bidang, seperti seni, desain, drama, elektronik, matematika, musik dan olahraga.

Disleksia adalah ketidakmampuan belajar yang biasanya memengaruhi keterampilan berbahasa, khususnya membaca. Ketika orang-orang dengan kondisi ini berjuang untuk mengeja, menulis atau mengucapkan kata-kata, ada kesalahpahaman bahwa menjadi disleksia menyebabkan kemampuan belajar yang buruk.

Peneliti Sally Shaywitz dan suaminya Bennett Shaywitz mulai mempelajari efek disleksia pada 1983. Pasangan ini mengumpulkan data dari lebih dari 400 anak TK dan menganalisis kemampuan membaca mereka.

Postcomended   25 Februari dalam Sejarah: Los Angeles Panik Masal Ketika Pesawat Misterius Dilaporkan Terbang di Angkasa

Penelitian ini berlanjut hingga 2019 untuk melacak bagaimana para peserta mengembangkan keterampilan mereka sejak usia dini. Para peneliti menemukan bahwa disleksia memengaruhi satu dari setiap lima anak dalam penelitian ini tetapi kondisi itu tampaknya tidak memengaruhi kecerdasan mereka, CBS News melaporkan.

“Yang satu tidak memengaruhi yang lain,” kata Bennett. “Pada pembaca biasa, area tertentu di sisi kiri otak biasanya diaktifkan. Pada pembaca disleksia, ada fungsi yang tidak efisien dari sistem yang sekarang kita tahu adalah untuk membaca dengan terampil.”

Masalah dengan daerah otak untuk membaca kemudian menyebabkan “halaman tercetak” dari bentuk-bentuk yang tidak dapat dipahami muncul ketika seorang penderita disleksia mencoba membaca kata-kata dan angka.

Cathy Drennan membagikan salah satu kisah sukses orang-orang yang belajar bagaimana hidup dengan disleksia. Dia menggambarkan dirinya sebagai “anak kecil kutu buku” ketika dia mulai belajar.

Postcomended   Racun Kalajengking Telah Lama Menjadi Metode Pengobatan Alami di Kuba

Namun, saat memasuki kelas satu, Drennan didiagnosis menderita disleksia berat. Dia mengatakan kata-kata dan angka muncul seperti “karakter Cina untuk orang yang tidak membaca karakter Cina.” Namun Drennan membuktikan bahwa penderita disleksia dapat membaca. Dia mulai belajar membaca di kelas enam dengan cara yang unik.

“Aku mengenali bentuk kata-kata, dan aku melihat bentuknya, dan aku berkata, ‘Oh, itu kata itu’. Dan kemudian saya mengingat seperti apa kata itu terdengar,” katanya. Drennan sekarang bekerja sebagai profesor kimia dan biologi di Massachusetts Institute of Technology (MIT).***

Postcomended   Delapan Tahun Beroperasi, Medsos Ini Akhirnya Rontok Juga #SURUHGOOGLEAJA
Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top