TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Asing Berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara

TNI AL Tangkap Dua Kapal Ikan Asing Berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara

Ekonomi Nasional
Share the knowledge

KRI Sutedi Senaputra-378 (KRI SSA-378) menangkap 2 (dua) Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang melakukan kegiatan illegal fishing di perairan Laut Natuna Utara, Minggu (13/12/2020).

Pada Minggu pagi, 09.30 WIB patroli rutin KRI SSA-378 yang berada di Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla Koarmada I) mendeteksi kontak asing yang dicurigai sebagai kapal ikan. Menindaklanjuti kontak mencurigakan tersebut, Komandan KRI SSA-378 Letkol Laut (P) Tony Priyo memerintahkan untuk segera mendekati dan memastikan kedua kapal yang dicurigai sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Laut Natuna Utara dalam area Landas Kontinen Indonesia.

Kedua kapal yang menyadari kehadiran KRI berusaha melarikan diri dengan cara berpencar dan menambah kecepatan, berusaha untuk menjauh ke arah utara menghindari kejaran KRI SSA-378.

Komandan KRI SSA-378 memerintahkan prosedur untuk bermanuver dan memberhentikan kedua kapal dengan cara memberikan isyarat untuk berhenti namun tidak diindahkan oleh kapal tersebut.
Setelah melakukan manuver untuk memberhentikan kedua kapal ikan tersebut, akhirnya keduanya dapat dihentikan dan dirapatkan di lambung kanan KRI. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS).

Postcomended   Rotasi Bumi Semakin Melambat, Ilmuwan: 2018 Akan Terjadi Banyak Gempa

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua KIA bernama MV. Dolphin 457 dan MV. Dolphin 638 berbendera Vietnam dengan 17 orang ABK yang seluruhnya berkebangsaan Vietnam. Dapat diduga kedua KIA melakukan penangkapan ikan di perairan Landas Kontinen Indonesia tanpa dilengkapi dokumen perijinan yang sah (ilegal) dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang dan tidak sesuai dengan aturan.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., membenarkan penangkapan terhadap dua KIA berbendera Vietnam di perairan Laut Natuna Utara. Pangkoarmada I mengatakan “Dalam patroli rutin yang dilakukan oleh KRI SSA-378 pada akhir pekan ini mendapati kegiatan ilegal yang dilakukan dua KIA berbendera Vietnam, saat ini kapal sedang dikawal ke Pangkalan TNI AL Ranai guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”, terangnya.

“TNI AL berusaha selalu hadir dengan melaksanakan patroli di Wilayah Yurisdiksi Nasional untuk menjaga kedaulatan Negara dan melakukan penegakkan hukum. Pada masa pandemi seperti sekarang ini, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah”, tegasnya. “Penangkapan dua KIA berbendera Vietnam MV. Dolphin 457 dan MV. Dolphin 638 hari ini merupakan salah satu wujud nyata yang dilaksanakan oleh jajaran Koarmada I dalam melaksanakan perintah dan komitmen dari pimpinan TNI AL”, lanjutnya.

Postcomended   Jajak Pendapat: Ragu kepada Trump, Orang AS Berbalik Dukung Perdagangan Bebas

“Tidak akan ada keraguan untuk melaksanakan penindakan atas segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi di perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia, salah satunya adalah pelanggaran IllegalUnreported And Unregulated (IUU) Fishing di perairan Natuna Utara yang merupakan wilayah kerja dan menjadi tanggung jawab Koarmada I”, tegas Pangkoarmada I.

Kedua KIA berbendera Vietnam yang ditangkap KRI SSA-378 terancam melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) UU No. 45 tahun 2009 tentang Perikanan karena diduga melakukan pelanggaran berupa mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia secara ilegal.

Postcomended   Genjer-genjer, Lagu Penderitaan Dijajah Jepang yang Menjadi Identik dengan PKI


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work