Tragedi Hadiah Amplop Kosong Pemenang Olimpiade Sains

Nasional
Share the knowledge

Oomph - Juarai Olimpiade Sains, Siswa Terima Amplop Kosong Oomph Juarai Olimpiade Sains, Siswa Terima Amplop Kosong
Oomph – Juarai Olimpiade Sains, Siswa Terima Amplop Kosong Oomph Juarai Olimpiade Sains, Siswa Terima Amplop Kosong

Hanya Rp 500.000, diberikan simbolis dengan amplop kosong tanpa pemberitahuan, dan tak kunjung cair hingga setahun. Beginilah citra pemerintahan daerah (pemda) di Indonesia pada umumnya. Sangat ironis jika dibandingkan korupsi miliaran yang dengan mudahnya berhamburan. Padahal itu juga bukan hadiah yang diawur-awurkan seperti di acara-acara kuis di TV, melainkan hasil jerih payah seorang siswa SD untuk menjadi juara Olimpiade Sains Nasional (OSN). Bupati setempat mengaku menyesal. Lalu cairkah uangnya?

Ketika pihak berwenang di pemda Kabupaten Nunukan, dalam hal ini adalah dinas pendidikan, memberi akses yang alot untuk pencairan hadiah itu, Agus Setiansyah memilih curhat ke media sosial. Agus adalah kakak dari peraih juara 1 Olimpiade Sains tingkat Kabupaten Nunukan 2017, yang tak disebutkan namanya.

Dalam curhatnya itu Agus menyatakan bingung amplop hadiah untuk adiknya, yang diberikan seusai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2017, ternyata kosong, kecuali hanya menemukan sebaris kalimat merana: “uang pembinaan Rp 500.000”.

Postcomended   7-Eleven Bangkrut di Indonesia

Agus pun, seperti dikisahkannya pada 2 Mei 2018 lalu, langsung menghubungi Abdi Mansyur, Kasie Peserta Didik Dan Pembangunan Karakter, Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan. Namun dia dipaksa menyerah dengan alasan anggaran pemerintah daerah kosong.

Beberapa bulan kemudian, Dinas Pendidikan meminta Agus memfotokopi rekening atas nama adiknya dengan janji uang tersebut akan cair. Namun, hingga Hardiknas tahun berikutnya datang, yakni 2 Mei lalu, hadiah belum juga bisa diuangkan.

Mendengar informasi Agus curhat ke Facebook, Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, mengaku menyesalkan bawahannya di Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan tidak melaporkan kejadian tersebut kepadanya. Menurut Bupati, ini mencoreng nama pemerintah.

Postcomended   Potensi Zakat Indonesia Rp 213 Triliun per Tahun

“Apalagi ini anak anak berprestasi yang ‘digituin’,” ujarnya Jumat (4/5/2018), seperti dilansir situs Kompas. “Saya akan memberikan surat teguran kepada Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Abdi Mansyur, dalam kesempatan terpisah mengatakan, pemenang OSN 2017 penerima amplop kosong itu ada lima orang: dua dari SD, tiga dari SMP. Abdi sendiri mengaku telah melaporkan kasus ini kepada atasannya, dan berdalih tak bisa mengurus hal itu lagi karena pada Oktober 2017 dia dimutasi. Apalagi ternyata, kata Abdi, pos anggarannya juga telah dihapus tim anggaran pemda.

“Kalau tak mampu membayar Rp 500.000, minta saja pada orang-orang di Facebook untuk mengumpulkan koin,” ujar satu akun di Facebook. Akun lainnya mengatakan, “Rp 500.000 terlalu besar untuk diberikan kepada rakyat kecil. Rp 500 juta kekecilan untuk para koruptor!”***


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work