Ekonomi

Uni Eropa Perluas Larang Neonicotinoid demi Kesejahteraan Para Lebah

Neonicotinoid-Pestizide: unterschätzte Gefahr für zahlreiche Tierarten greenpeace.ch Bienen und Landwirtschaft

Neonicotinoid-Pestizide: unterschätzte Gefahr für zahlreiche Tierarten greenpeace.ch Bienen und Landwirtschaft

Sebagian warganet awalnya mungkin menduga bahwa akun 9GAG baik di Facebook maupun Instagram, dikelola oleh seorang iseng, yang “bermain” ponsel sambil tiduran, mengumpulkan foto-foto dan video lucu dari berbagai sumber, seraya mengunyah makanan ringan sambil cengengesan sendiri. Salah. Akun ini ternyata digarap serius. Bahkan kini mereka memiliki dua kantor, di Hong Kong dan New York. Perkenalkan salah seorang pendirinya: Ray Chan, seorang pemuda asal Hong Kong.

“Pada dasarnya kami ingin menyelesaikan masalah kami sendiri, dari situlah muncul keinginan, bagaimana kami menemukan gambar-gambar lucu? Bagaimana saya dapat membagikannya dengan teman-teman saya?” kata Chan kepada CNNMoney.

Pada 2008, ia dan empat mitranya, semuanya berusia 20-an, mengumpulkan 1.270 dolar untuk memulai 9GAG sebagai proyek sampingan dari pekerjaan mereka sehari-hari. Mereka tidak menyadari bahwa dalam waktu kurang dari satu dekade mereka akan menjalankan raksasa hiburan global.

Hari ini, menurut Chan, 9GAG adalah salah satu platform paling populer di internet, yang menarik 150 juta pengguna per bulan. Halaman Facebook-nya disukai 39 juta pengguna, sedangkan akun Instagram-nya memiliki 44,5 juta pengikut.

Postcomended   Mengejutkan! Hukum Pidana Mati Dalam RKUHP Ternyata Masih “Setengah Hati”

Ketika Chan mendirikan 9GAG, dia sedang bekerja sebagai manajer proyek di komunitas daring untuk pecinta buku, dan bereksperimen dengan ide lain di waktu luangnya. “Saya pikir internet adalah platform yang baik bagi saya untuk mencoba berbagai hal,” katanya.

Awalnya, Chan dan rekan-rekan pendirinya hanya berbagi 9GAG di antara teman-teman mereka, tetapi lalu lintas secara bertahap mulai berdatangan dari luar lingkaran mereka. Pada saat yang sama, jejaring sosial seperti Facebook (FB) dan Twitter (TWTR) diluncurkan, dan pengguna mulai berbagi konten yang mereka temukan di 9GAG di kedua medsos tersebut.

Melihat peluang itu, Chan dan rekan-rekannya terus bekerja untuk beradaptasi. “Butuh waktu lama bagi kami untuk mencari tahu apa yang benar-benar disukai pengguna dan apa yang harus kami lakukan untuk meningkatkan produk kami,” kata Chan.

Awalnya di 9GAG, pengguna dapat mengunggah foto dan video mereka sendiri ke situs, dan mencari apa yang sedang tren. Konten yang ditampilkan paling menonjol ditentukan oleh kombinasi peringkat pengguna dan berdasarkan algoritma. Postingan di medsos dikuratori tujuh editor dari 7GAG.

Pendanaan Silicon Valley
Chan mengatakan bahwa “tidak ada momen khusus” ketika situs itu tiba-tiba menjadi besar. Tetapi pada tahun 2012, 9GAG jelas bukan lagi proyek sampingan. Chan dan empat pendiri lainnya berhenti dari pekerjaan utama mereka untuk bekerja penuh waktu di 9GAG, dan mencari tahu bagaimana platform mereka ini bisa diseriusi untuk menghasilkan uang.

Postcomended   Destinasi Cilegon Yang Harus Dikunjungi Saat Mudik Lebaran

Tahun itu, 9GAG meluncurkan aplikasi iOS dan Android dan akun medsos resminya. Mereka juga mulai memasang iklan di situsnya, yang telah menjadi sumber pendapatan terbesarnya. Tim juga terbang ke Silicon Valley, California, AS, dan mengumpulkan pendanaan hingga 2.8 juta dolar AS dalam dari 22 investor.

Pada 2013, 9GAG mempekerjakan karyawan pertamanya. Saat ini, mereka memiliki sekitar 30 karyawan di Hong Kong dan New York. Kelompok pengguna terbesar platform ini menurut Chan, adalah dari usia 18-24 tahun. Lalu lintasnya sebagian besar berasal dari Amerika Serikat (AS). Jika ada yang bisa menyaingi 9GAG kini, adalah, “Apa pun yang dapat membantu orang bersenang-senang dan menghabiskan waktu,” kata Chan.

BuzzFeed, situs lain yang menerbitkan konten buatan para pengguna, memiliki sekitar 154 juta kunjungan unik per bulan. Semantara 9GAG juga telah dibandingkan dengan Reddit, terutama untuk sistem “upvote” atau “downvote” dari pos penilaian.

Postcomended   Kahitna Bikin Asia Africa Week 2018 Jadi Romantis

Pada Februari 2015, Chan pernah berkunjung ke Jakarta. Pada kesempatan itu Ray membandingkan kemampuan bahasa Inggris orang Indonesia dengan orang Cina. Menurut Chan, banyak orang Indonesia bisa menerima dengan baik guyonan dalam bahasa Inggris di 9GAG. Berbeda dengan di Cina yang kurang cakap berbahasa Inggris. “Makanya, pengunjung 9Gag di sana kurang,” kata Chan.(***/CNN/kompas)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top