Wisata

Uniknya Pertemuan Romawi dan Ottoman Membuat Kota Ini Didapuk Sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa

 

Asimilasi banyak kebudayaan membuat kota ini dicanangkan sebagai Kota Budaya Eropa 2019 (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=BVnrIxYDUY4)

Asimilasi banyak kebudayaan membuat kota ini dicanangkan sebagai Kota Budaya Eropa 2019 (gambar dari: YouTube)

Terjepit di antara Balkan dan Pegunungan Rodopi, kota tertua di Bulgaria ini telah bertahan selama ribuan tahun di persimpangan antara Eropa Barat dan Timur Tengah. Pertemuan budaya antara Eropa Barat dan Timur Tengah, membuat kota terbesar kedua di Bulgaria ini unik, sehingga diresmikan sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa 2019.

Sabtu (12/1/2019), sekitar 50 ribu orang berkumpul di alun-alun utama Plovdiv untuk menyaksikan pertunjukan pembukaan yang dijuluki “Kita semua warna” dengan 1.500 seniman lokal dan asing di beberapa panggung. Berbagai hiburan termasuk penari tradisional rakyat Bulgaria, 200 penyanyi paduan suara, orkestra kuningan, dan pertunjukan musik dan laser, mengiringi peresmian Plovdiv sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa 2019.

Postcomended   Potensi Zakat Indonesia Rp 213 Triliun per Tahun

Plovdiv mengklaim sebagai kota Eropa tertua yang terus dihuni, dengan lebih dari 6.000 tahun sejarah. Bukti-bukti itu dapat dilihat di banyak landmark arsitektural yang berasal dari zaman Thrakia, Yunani, Romawi, Bizantium, dan Ottoman.

Kota di kedua sisi Sungai Maritsa ini juga dikenal karena keanekaragaman etnisnya. Banyak dari 340.000 penduduknya menjadi bagian dari minoritas Turki, Roma, Armenia, Yunani, dan Yahudi di negara itu, yang semuanya memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap kehidupan budaya kota yang dinamis.

Contoh asimilasi budaya yang masing-masing kuat ini disajikan selama musik pembukaan, pertunjukan cahaya, dan tarian di bawah moto “Bersama”. Sekitar 350 acara budaya dijadwalkan di Plovdiv tahun ini, termasuk satu pameran yang menampilkan fragmen Tembok Berlin untuk menandai 30 tahun sejak kejatuhannya dan lainnya dengan 30 film pendek dan debat tentang bagaimana seni dapat menumbuhkan kebebasan.

Postcomended   8 November dalam Sejarah: Kaisar Romawi Deklarasikan Kristen sebagai Agama Resmi Negara #HariToleransiInternasional

Plovdiv, kota Bulgaria pertama yang menjadi ibu kota budaya Eropa, juga dinobatkan sebagai salah satu dari 52 tempat (yang direkomendasikan) di The New York Times pada 2019. Kota ini berbagi gelar budaya 2019 dengan kota Italia, Matera.

“Tahun ini akan menjadi titik balik bagi Plovdiv. “Kami telah menghabiskan empat tahun untuk mempersiapkan semua acara. Saya yakin bahwa Plovdiv tidak akan pernah sama,” Svetlana Kuyumdzhieva, direktur seni Plovdiv 2019, mengatakan kepada wartawan.***

Postcomended   Malala Desak Sejawatnya Sesama Peraih Nobel agar Kutuk Kekerasan pada Rohingya

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top