Singapore says Trump-Kim summit cost just $12m (Nikkei Asian Review)

Singapura tampaknya terganggu juga oleh isu kemarahan warganya terkait dana yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan KTT Donald Trump dan Kim Jong Un. Hal ini memaksa pemerintah, Minggu (24/6/2016), menegaskan bahwa perhelatan itu tidak memakan biaya sebesar yang pernah diungkapkan Perdana Menteri Singapura sebelumnya.Pemerintah Singapura mengumumkan Minggu bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) antara Presiden AS dan pemimpin Korea Utara tersebut “hanya” menghabiskan 16,3 juta dolar Singapura. (atau setara sekitar Rp 160 miliar).

Angka ini lebih kecil dari laporan sebelumnya yang telah membuat marah beberapa warga Singapura. Sebagian besar uang itu digunakan untuk keamanan, kata kementerian luar negeri, tanpa memberikan rinciannya.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, seperti dilansir Reuters, sebelumnya memperkirakan bahwa acara tersebut menghabiskan biaya hingga sebesar 20 juta dolar Singapura. Menteri luar negeri Vivian Balakrishnan mengatakan itu termasuk biaya kamar hotel Kim.

Postcomended   Ini dia Sejarah Wireless Fidelity (Wi-Fi)

Laporan-laporan itu mengundang kemarahan beberapa warga Singapura di media social, meskipun banyak juga yang positif. Seorang warganet Singapura misalnya menyatakan, jika untuk berkontribusi bagi perdamaian regional, jumlah itu kecil.

Pakar pemasaran bahkan mengatakan, publisitas yang dihasilkan dari penyelenggaraan KTT dapat bernilai lebih dari 10 kali lipat biaya untuk negara kota kecil di Asia Tenggara ini.

Trump dan Kim menghabiskan masing-masing tiga hari di Singapura untuk KTT pada 12 Juni lalu, di mana kedua berjanji untuk bekerja untuk mengakhiri program nuklir Korea Utara dan meningkatkan hubungan.***

Share the knowledge