Pesawat Wisata Komersial Antariksa Virgin Galactic Berencana Untuk ... KABANEWS1920 × 1080Search by image Pesawat Wisata Komersial Antariksa Virgin Galactic Berencana Untuk Melakukan Penerbangan Pertama 2018 - KABANEWS

Pesawat Wisata Komersial Antariksa Virgin Galactic Berencana Untuk … KABANEWS1920 × 1080Search by image Pesawat Wisata Komersial Antariksa Virgin Galactic Berencana Untuk Melakukan Penerbangan Pertama 2018 – KABANEWS

Orang-orang terkaya di dunia berlomba membuat pesawat ruang angkasa. Di dalamnya termasuk Richard Branson. Branson (67) bahkan mengaku siap membawa penumpang ke ruang angkasa melalui Virgin Galactic dalam beberapa bulan ini, dengan tiket per orang sebesar 250 ribu dolar AS. Setidaknya hal ini dikatakan Branson sendiri.

Virgin Galactic, proyek pribadi ruang angkasanya, telah melalui 13 tahun jatuh bangun, termasuk sempat mengalami kecelakaan fatal, kesulitan teknis, dan seringnya penundaan. Branson adalah salah seorang yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia yang telah mendirikan 360 perusahaan di bawah bendera Virgin Group.

Postcomended   Ribuan Orang Indonesia Daftar Menjadi Warga Antariksa #Asgardia

Pemilik nama lengkap Sir Richard Charles Nicholas Branson ini mengatakan hal tersebut dalam acara Nordic Business Forum di Helsinki, Finlandia, minggu lalu. Dalam forum ini Branson mengatakan Planet Mars bukan target Virgin Galactic. Dia mengaku sama sekali tak tertarik pada “bintang” merah tersebut.

Hal itu dikatakannya ketika menjawab pemirsa forum yang bertanya,  siapa yang akan sampai di Mars terlebih dahulu, dia atau Elon Musk? Seperti diketahui, orang kaya lainnya, pendiri SpaceX dan Tesla, Elon Musk, sedang merencanakan untuk bisa mendaratkan pesawat buatan SpaceX di Mars.

“Saya tidak begitu menyukai Mars seperti Elon. Cintaku pada ruang angkasa adalah tentang berapa banyak yang bisa dilakukan orang di Bumi, dan itulah yang mendorong Virgin Galactic ke arahnya,” ujar pria kelahiran Blackheath, London, 18 Juli 1950 ini.

Postcomended   Dicari NASA: Petugas Pelindung Bumi

 

Elon Musk baru-baru ini mengatakan bahwa dia berencana untuk membangun roket pertamanya ke Mars pada 2022, dengan program SpaceX-nya.

“(Mendarat di Mars) adalah tantangan yang luar biasa, dan saya menduga Elon akan sampai di sana lebih dulu. Dia lebih tertarik pada roket-roket besar yang jaraknya akan jauh lebih besar. Sementara kami lebih tertarik membawa orang dan satelit ke ruang angkasa, sedikit lebih dekat ke Bumi,” kata Branson.

Branson mengatakan kepada The Telegraph April silam bahwa Virgin Galactic akan mulai membawa penumpang ke luar angkasa pada akhir 2018. Namun, Virgin Galactic, yang menjual tiketnya senilai 250.000 dolar AS ini, tidak akan menjadikan proyeknya ini sebagai operasi tamasya, kata Branson di Helsinki.

Postcomended   Autopilot Tesla-S Harus Tetap di Bawah Kendali Pengemudi

Dia ingin menggunakan teknologinya untuk point to point travel dengan menggunakan pesawat yang melaju 3000 mil per jam.***