Internasional

Vladmir Putin Bertemu Bashar Al-Assad: Apakah ini Tanda Akan adanya Perang Suriah

Putin Bicarakan Masalah Terorisme dengan Presiden Suriah | dunia ... Deutsche Welle Russland Sotschi Treffen Assad und Putin (Reuters/Sputnik/M. Klimentyev)

Putin Bicarakan Masalah Terorisme dengan Presiden Suriah | dunia … Deutsche Welle Russland Sotschi Treffen Assad und Putin (Reuters/Sputnik/M. Klimentyev)

Mengutip dari Al-Arabiya, pertemuan antara pihak Vladmir Putin dan Bashar Al-Assad yang berlangsung pada Kamis, 18 Mei 2018 silam ternyata membuahkan hasil yang dalam hal ini disampaikan oleh Alexander Lavrentiev yang merupakan pihak diplomat Rusia untuk Suriah, jika pihak Putin sangat meminta Assad untuk tarik pasukan asing dari Suriah yang dalam hal ini mencangkup pasukan Turki, milisi Hizbullah Iran hingga Amerika Serikat.

Diungkapkan juga oleh Lavrentiev bahwa perihal penarika pasukan tersebut juga merupakan bagian dari pesan politik. Tindakan menarik pasukan asing dari Suriah yang dilakukan secara parallel serta kolektif ini dimaksudkan untuk membantu dalam menemukan titik akhir dari adanya konfrontasi ataupun perlawanan militer yang ada di Suriah.

Masih terkait dengan tarik pasukan asing dari Suriah, dikatakan bahwa sebelumnya pihak Putin yang telah bertemu dengan Assad juga mengungkapkan ingin memulai suatu hal baru setelah adanya kemenangan yang diraih oleh Suriah dalam melawan terorisme. Lembar baru ini akan diisi dengan pembangunan politik yang lebih baik serta tindakan tarik pasukan asing dari Suriah.

Postcomended   Yuk ikutan Food Tour Betawi Arab Village/ CONDET (Sabtu 14 Apr 2018, jam 9.00 - 13.00 pm)

Saat ini, dilaporkan bahwa sejumlah pasukan asing yang masih berdiam di wilayah Suriah di antaranya adalah Turki, Rusia, Iran, Amerika Serikat dan juga Huzbullah Lebanon serta tidak ketinggalan milisi pro-Assad yang lain.

Kaitannya perihal pertemuan Putin serta Assad tersebut juga mendiskusikan atas pentingnya menciptakan suatu kondisi politik yang sangat baik atas adanya konflik di Suriah. Adanya dukungan yang diberikan oleh pihak Moskow ternyata memberikan dampak pada penciptaan territorial yang lebih besar di bulan-bulan terakhir ini. Adanya tindakan tarik pasukan asing dari Suriah ini sebelumnya juga memicu pihak Rusia yang ternyata juga membantu dalam sistem persenjataan mengingat adanya serangan Barat yang ada di Suriah.

Akan tetapi, selang dua hari semenjak kunjungan Netahayu ke Moskow dilaporkan bahwa Putin cukup khawatir atas adanya milisi Iran yang ada di Suriah. Di lain sisi selain tarik pasukan asing dari Suriah, merujuk pada pendapat staf Putin disebutkan bahwa pihak Suriah sedang tidak terikat perjanjian dengan Rusia atas adanya bantuan pertahanan udara berupa S-300 sebab pihak militer Suriah ternyata sudah mendapatkan apa yang seharusnya mereka butuhkan.

Postcomended   ‘Pesan Manis’ The Rock untuk Para Ayah #HariAyahNasional

Diberitakan bahwa setidaknya ada 20 roket yang ditembakkan ke wilayah Israel tepatnya di Dataran Tinggi Golan oleh milisi Iran. Selajutnya pihak Israel kemudian melakukan serangan secara terbuka atas logistic Iran yang berlokasi di Suriah.

Namun demikian, terlepas dari tarik pasukan asing dari Suriah, ternyata pihak Israel menuduh pihak pasukan Garda Revolusi Iran Al-Quds beserta komandannyalah yang bertindak dalam melakukan serangan di Dataran Tinggi Golan. Ternyata, dikatakan oleh pihak Sayyid Hasan Nasrallah bahwa adanya serangan rudal yang diarahkan ke Suriah ini merupakan pertanda atas kemunculan perang Suriah.

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top