Vokalis Pink Floyd Jual Gitarnya untuk Perangi Perubahan Iklim, Christie’s: Penjualan Terbesar yang Pernah Ada

Vokalis Pink Floyd Jual Gitarnya untuk Perangi Perubahan Iklim, Christie’s: Penjualan Terbesar yang Pernah Ada

Internasional
Share the knowledge

Vokalis dan gitaris Pink Floyd, David Gilmour (73), akan melelang gitar-gitarnya seharga total 21 juta dollar AS (sekitar Rp 300 miliar) untuk digunakan membantu memerangi perubahan iklim. Lembaga lelang menyebut ini penjualan gitar terbesar dan terlengkap yang pernah ditawarkan.

Lembaga lelang Christie’s yang menjadi perantara pelelangan instrument tersebut, mengatakan, Kamis (20/6/2019), seperti dilansir laman NBC, bahwa gitaris, penyanyi, dan penulis lagu band rock Inggris legendaris ini, menawarkan penjualan gitar terbesar dan terlengkap yang pernah ditawarkan di lelang.

Sehari sebelumnya, Gilmour mengumumkan bahwa  semua hasil pelelangan akan masuk ke ClientEarth, “amal yang menggunakan kekuatan hukum untuk melindungi planet ini dan orang-orang yang hidup di atasnya,” kata Gilmour seperti dipostingkan di situs webnya.

Di akun Twitter-nya, Gilmour mengatakan dia memilih ClientEarth karena, “Krisis iklim global adalah tantangan terbesar yang akan dihadapi umat manusia, dan kita dalam beberapa tahun (akibat) efek pemanasan global ini akan (menghadapai tantangan bahwa perubahan iklim) menjadi tidak dapat diubah lagi.”

Postcomended   Boeing Tandatangani Kesepakatan Selamatkan Antonov

Gilmour menjual total 126 item, termasuk gitar “black strat” yang ikonik, yang hampir mencapai 4 juta dollar AS, jauh melebihi perkiraan pra-penjualannya sebesar 150.000 dollar AS. Gilmour membeli gitar “black strat” di New York, Amerika Serikat (AS) pada 1970. Menurut Caitlin Graham, seorang konsultan Christie, itu digunakan untuk “merekam” sisi Gelap Bulan.

Band rock lawas yang aktif 1965-1995 ini, diwakili dua pentolannya, selain Gilmour juga Roger Waters, dikenal peduli pada lingkungan dan kemanusiaan, dan menentang kesewenang-wenangan negara. Waters pada 2012 mengajak dunia memboikot Israel atas kesewenang-wenangannya terhadap Palestina.

Belum lama ini, Waters juga menyerukan pemberian suaka (kembali) untuk boss WikiLeaks yang ditangkap di Inggris, dan terancam diekstradisi ke AS untuk tuduhan membocorkan rahasia negara. Kini giliran Gilmour menunjukkan kepeduliannya pada masalah yang menimpa dunia.

Postcomended   AS Desak Para Sekutunya Memboikot Produk Huawei

Gilmour adalah gitaris Pink Floyd yang bergabung pada 1968 menggantikan gitaris sebelumnya, Syd Barret. Pink Floyd adalah salah satu kelompok musik rock paling sukses secara komersial. Personel grup band ini pada awalnya adalah: Bob Klose (gitar), Syd Barret (vokal, gitar), Richard Wright (keyboard), Roger Waters (bass), dan Nick Masson (drum).

Dalam perjalanan karirnya, seperti umumnya grup band, terjadi bongkar pasang personel. Saat Bob memutuskan keluar, grup ini bertahan dengan hanya empat personel, sebelum kemudian Gilmour bergabung.

Pink Floyd berada pada urutan ketujuh dalam jumlah album terjual di seluruh dunia. Karakter lagu Pink Floyd selain bertema personal dan pengalaman hidup, juga terkenal dengan lagu-lagu kritik sosial. Lagu “Comfortably Numb” menjadi salah satu lagu mereka yang paling terkenal.***


Share the knowledge

Leave a Reply