Ekonomi

VW dan Ford Salaman untuk Misi Padati AS dan Eropa dengan Mobil Swakemudi

Share the knowledge

Argo AI, perusahaan robocar Ford yang kini sebagian sahamnya dimiliki Volkswagen, dengan misi menempatkan mobile-mobil listrik dan swakemudi di jalanan AS dan Eropa (Gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=my9y9K3A2Cg)

Mobil swakemudi buatan Argo AI, perusahaan robocar Ford yang kini sebagian sahamnya dimiliki Volkswagen. VW dan Ford bekerja sama untuk misi menempatkan mobil-mobil listrik dan swakemudi di jalanan AS dan Eropa (Gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=my9y9K3A2Cg)

Volkswagen (VW) akan menenggelamkan 2,6 miliar dollar AS (lebih dari Rp 36,4 triliun) di Argo AI, satu perusahaan robocar yang mayoritas dimiliki Ford yang berlokasi di Pittsburg. Ini dilakukan sebagai bagian dari kemitraan lebih luas VW pada kendaraan listrik dan swakemudi.

Pihak VW mengonfirmasi kabar ini Jumat (12/7/2019). Keduanya berniat menempatkan mobil-mobil otonom (swakemudi) di jalanan Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Kesepakatan itu juga mencakup rencana Ford menggunakan dasar-dasar kendaraan listrik modular VW untuk membangun mobil tanpa emisi untuk pasar Eropa mulai 2023.

Ikatan ini, The Associated Press melaporkan, telah berjalan selama berbulan-bulan dan merupakan satu lagi dalam serangkaian kemitraan industri yang panjang ketika perusahaan-perusahaan mobil dan perusahaan-perusahaan teknologi mencoba menebar investasi sangat besar untuk pengembangan mobil swakemudi dan listrik.

“Sementara Ford dan Volkswagen tetap independen dan sangat kompetitif di pasar, bekerja sama dan bekerja dengan Argo AI pada teknologi penting ini memungkinkan kami memberikan kemampuan, skala, dan jangkauan geografis yang tiada banding,” kata CEO Ford, Jim Hackett, dalam sebuah pernyataan.

Postcomended   Ini Dia Daftar Kampus Pencetak CEO di Amerika

Investasi VW itu mencakup 1 miliar dollar AS dalam bentuk tunai dan senilai 1,6 miliar dollar AS berupa kontribusi dari 200-an perusahaan pengendali cerdas otonom VW. Ford telah berkomitmen untuk menempatkan 1 miliar dollar AS ke dalam Argo, yang kini bernilai 7 miliar dollar AS.

Sebelumnya Ford sudah menginvestasikan 400 juta dollar AS di Argo. VW juga akan membeli saham Argo senilai  500 juta dollar AS selama tiga tahun ke depan. Unit otonom VW akan menjadi pusat pengembangan Argo di Munich, kata perusahaan.

Juga di bawah kesepakatan, Ford akan menggunakan dasar-dasar kendaraan listrik modular VW terbaru untuk membangun mobil nol-emisi untuk pasar Eropa mulai 2023. Perusahaan berharap akan menjual 600.000 mobil nol-emisi ini selama enam tahun.

VW, pembuat mobil terbesar di dunia –bila diukur berdasarkan penjualan– telah menginvestasikan 7 miliar dollar AS pada platform baru, yang rencananya akan digunakan untuk membangun 15 juta kendaraan listrik di seluruh dunia dalam satu dekade mendatang.

Kerjasama kendaraan listrik ini akan membantu mengurangi biaya pengembangan dan menjadikan kendaraan bertenaga baterai tersedia lebih cepat di seluruh dunia, CEO VW, Herbert Diess, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Postcomended   27 Maret dalam Sejarah: Bendungan Situ Gintung Jebol, Tewaskan 100 Orang

Aliansi Ford-VW membuat Argo menjadi salah satu perusahaan pengembangan kendaraan otonom bernilai tinggi di dunia. Ini juga merupakan satu lagi dari serangkaian investasi, pembelian, dan kemitraan antara perusahaan mobil dan teknologi karena mereka mengembangkan teknologi baru sementara mereka masih mengeluarkan produk mobil yang ditenagai oleh mesin pembakaran internal.

Pada Mei, sekelompok investor institusional internal menanam 1,15 miliar dollar AS ke GM Cruise LLC, unit kendaraan otonom pesaing utama Ford, General Motors. Cruise sudah menarik investasi dari Honda dan SoftBank Jepang dan dihargai oleh perusahaan sekitar 19 miliar dollar AS.

Juga tahun ini, Ford mengatakan akan menginvestasikan 500 juta dollar AS pada startup kendaraan listrik AS, Rivian, sementara Fiat Chrysler Automobile (FCA) sedang dalam pembicaraan untuk memproduksi kendaraan komersial mandiri dengan startup Aurora. FCA juga menjual van ke Waymo, perusahaan otonom Google, yang sedang menegosiasikan kemitraan dengan aliansi Renault-Nissan.

Tak hanya perusahaan mobill, pembuat chip Intel juga membeli perusahaan teknologi swakemudi Israel Mobileye sekitar 15 miliar dollar AS pada 2017, sementara perusahaan wahana Uber juga bergabung dengan Toyota untuk membangun kendaraan otonom ini tahun lalu.

Kedua perusahaan mengumumkan rencana kerjasama ini pada Januari 2019 untuk berkolaborasi dalam mengembangkan van komersial dan truk pickup berukuran sedang sambil mengeksplorasi kendaraan listrik dan otonom bersama.

Postcomended   2 Desember dalam Sejarah: Pablo Escobar Tewas dalam Baku Tembak di Atas Atap

Mereka mengatakan Ford akan mengembangkan van dan pickup yang lebih besar sementara Volkswagen akan mengembangkan van yang lebih kecil untuk kota-kota yang ramai.

Banyak perusahaan mobil kini bergabung karena tuntutan teknologi smartphone yang kian terintegrasi dengan layanan transportasi. Saat ini mereka dipaksa bersaing dengan perusahaan yang awalnya bukan perusahaan mobil melainkan teknologi seperti Waymo dan Uber. Mereka juga ditekan memroduksi mobil listrik di pasar seperti Cina dan Eropa untuk memenuhi batas polusi.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top