Lifestyle

Warga AS Diperingatkan Jangan Suka Menciumi Ayam

Share the knowledge

Menciumi ayam peliharaan dapat menularkan bakteri salmonella. DI AS, tahun ini sudah dua orang dilaporkan meninggal akibat kontak mesra dengan ayam. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=BdLbM7Xip9M)

Menciumi ayam peliharaan dapat menularkan bakteri salmonella. DI AS, tahun ini sudah dua orang dilaporkan meninggal akibat kontak mesra dengan ayam. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=BdLbM7Xip9M)

Penasihat Centers for Disease Control (CDC) memperingatkan warga Amerika Serikat (AS) tentang bahaya kontak dengan ayam, seperti menciuminya, termasuk risiko tertular salmonella. Tahun ini (2019), sudah ada dua kematian terkait salmonella dari 1.003 kasus salmonella di seluruh AS.

CDC menyarankan agar selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah menyentuh unggas peliharaan dari halaman belakang. Selian itu, warga AS diminta tak membiarkan ayam masuk ke dalam rumah, dan menggunakan alas kaki terpisah saat merawat unggas di halaman belakang.

CDC bahkan mengeluarkan peringatan yang disebut paling tidak lazim, yakni memperingatkan pemilik untuk tidak menciumi unggas halaman belakang mereka. Kenaikan tren memelihara unggas di halaman belakang rumah telah diimbangi oleh peningkatan kasus salmonella, laporan CDC.

Postcomended   Kaum Millenial Bikin Pusing Perusahaan Sepeda Motor Klasik Amerika

Paling khas, CDC menjelaskan, salmonella ditularkan oleh unggas yang dimasak kurang matang, tetapi 67 persen pasien dalam wabah terbaru melaporkan telah melakukan kontak dengan unggas di halaman belakang. Selain itu enam strain yang diidentifikasi dalam wabah tahun ini diidentifikasi dalam sampel yang dikumpulkan dari lingkungan unggas halaman belakang di rumah-rumah di California, Minnesota dan Ohio.

Melalui Pencernaan ke Aliran Darah

Salmonella adalah patogen bakteri yang dapat menyebabkan diare, kram perut, dan muntah. Bakteri ini paling berbahaya bagi orang muda dan orang tua, dan dapat menyebar dari sistem pencernaan ke aliran darah. Ini bisa berakibat fatal jika tidak diobati dengan antibiotik.

Minat terhadap makanan organik dan konsumsi lokal yang meningkat, menyebabkan kegiatan memelihara ayam di halaman belakang rumah menjadi tren Utama. Satu studi pada 2013 oleh Departemen Pertanian AS menunjukkan bahwa sedikit di bawah 1 persen pemilik rumah di AS memiliki ayam, dengan 4 persen lebih berencana untuk melakukannya di lima tahun berikutnya.

Postcomended   Peneliti Bertanya-tanya, Mengapa Evolusi Manusia Melambat dalam Jutaan Tahun Terakhir

Penyebaran salmonella mungkin jauh lebih luas daripada jumlah yang terungkap, karena mayoritas orang yang terinfeksi sembuh sendiri dalam waktu seminggu, tanpa mencari pertolongan medis. “Untuk satu kasus salmonella yang kita ketahui dalam wabah, ada hingga 30 kasus lain yang tidak kita ketahui,” kata dokter hewan CDC, Megin Nichols kepada The Associated Press pada 2017.

Banyak pemelihara unggas di halaman belakang tidak berasal dari latar belakang pertanian tradisional dan memperlakukan ungags peliharaan mereka layaknya memelihara anjing atau kucing. Sebuah laporan CDC pada 2016 tentang pasien salmonella dengan unggas mengungkapkan, 46 persen memungkinkan ayam dan itik mereka bebas memasuki ruang hidup mereka.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top