Letusan Eksplosif Terjadi di Puncak Gunung Kilauea di Hawaii ... Internasional kompas Warga melihat awan asap akibat letusan Gunung Kilauea di Hawaii, Kamis (17/5

Letusan Eksplosif Terjadi di Puncak Gunung Kilauea di Hawaii … Internasional kompas Warga melihat awan asap akibat letusan Gunung Kilauea di Hawaii, Kamis (17/5

Terdengar letusan eksplosif Gunung Kilauea oleh masyarakat sekitar Taman Nasional Gunung Api Hawaii pada 17 Mei 2018. Tidak terlihat kekhawatiran masyarakat setempat, karena letusan yang terjadi adalah letusan eksplosif. Hawaii tetap aman tentram, hanya saja tempat wisata Taman Nasional Gunung Api Hawaii untuk sementara harus ditutup.

Letusan gunung api sudah menjadi hal yang biasa, karena memang gunung ini akan meletus berkali-kali. Sesuai dengan namanya, gunung ini akan meletus kapan saja. Kewaspadaan masyarakat sekitar tetap diutamakan, namun tidak akan merasa gugup di kala gunung akan meletus. Masyarakat sekitar sudah paham akan tanda-tanda gunung yang akan meletus tersebut.

Masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan. Itulah yang sudah dipahami oleh masyarakat Hawaii yang tinggal di area Taman Nasional Gunung Api Hawaii. Dimana Gunung Kilauea ini adalah gunung Hawai yang paling berbahaya karena sejak tahun 1983 terus mengalami letusan.

Postcomended   Raih 83,3% SMS, Nama "Gelora Bandung Lautan Api" Diresmikan (2)

Gunung Kilauea ini dikabarkan mulai meletus sekitar pukul 6 pagi. Belum terlihat lahar panas yang muncrat dari mulut gunung, melainkan abu debu yang terlihat keluar saat proses letusan gunung terjadi. Letusan yang dialami oleh Gunung Kilauea ini disebut dengan letusan eksplosif.

Letusan ini akan mengeluarkan abu dan debu ke angkasa. Tanda-tanda ini sudah diberitahukan beberapa hari sebelumnya. Dalam letusan eksplosif Gunung Kilauea itu, Abud am debu yang keluar memiliki ketinggian yang cukup fantastis, yakni berukuran 9.100 meter. Abu dan debu tersebut terlihat menutupi langit sehingga langit menjadi hitam mending. Bahkan luasnya sebaran abu debu hampir menyelimuti Pulau Besar di Hawaii ini.

Lahar panas kemudian keluarga setelah letusan eksplosif Gunung Kilauea ini terjadi. Akibatnya ada 10 bangunan dan 26 rumah yang terbakar dan tertimbun lahar. Tidak ada korban jiwa dalam dampak tersebut, karena masyarakat sekitar sudah langsung mengungsi. Lahar panas yang membakar bangunan dan rumah tersebut tersembur dari dalam tanah yang merupakan area lereng Gunung Kilauea ini.
Segala kemungkinan sudah tergambar jelas, sehingga untuk antisipasi dan kewaspadaan, masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Api Hawaii ini sudah pada meninggalkan rumah-rumahnya.
Kewaspadaan masyarakat ini juga tidak lepas dari keaktifan pemerintah setempat yang mengumumkan penutupan Taman Nasional gunung api Hawai sementara waktu. Hal ini kemudian diasumsikan oleh masyarakat sekitar bahwa status Gunung Kilauea memang sudah siaga. Selain itu, ada ilmuwan juga yang menyatakan bahwa Gunung Kilauea akan mengalami letusan eksplosif yang disebabkan karena danau lahar yang ada di puncak Gunung Kilauea ini mengalami penurunan volume.

Postcomended   #mudik2018 Nuansa Ramadan Dan Lebaran Di Jawa Timur Bakal Heboh

Ada kisah ketegaran dan kehebatan masyarakat Hawai dalam menghadapi letusan eksplosif Gunung Kilauea. Padahal gunung api paling aktif di dunia ini adalah gunung yang berbahaya.

Share the knowledge