Internasional

WhatsApp Pastikan Data Pengguna Aman Bahkan dari WhatsApp Sendiri

pastikan data pengguna aman Tek.id WhatsApp pastikan data pengguna aman

pastikan data pengguna aman Tek.id WhatsApp pastikan data pengguna aman

WhatsApp ingin para penggunanya mengetahui bahwa data mereka di lintas platform freeware dan layanan pesan Voice over IP, aman dan dijaga kerahasiaannya. Pernyataan perusahaan itu, meskipun terkesan agak terlambat, muncul di tengah kontroversi yang dihadapi Facebook karena skandal Cambridge Analytica.

Dilansir situs International Business Times (IBT), Jumat (13/4/2018), WhatsApp memposting FAQ (frequently asked question) baru di situs web “WhatsApp for Business” pada Rabu (11/4/2018), untuk menegaskan kembali enkripsi dan pesan-pesan yang dilakukan melalui aplikasinya, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh MSPoweruser.

“Kami peduli tentang privasi Anda. Semua pesan dan panggilan WhatsApp dijamin dengan enkripsi end-to-end,” tulis perusahaan itu. “Ini memastikan hanya Anda dan orang yang Anda ajak berkomunikasi yang dapat membaca pesan Anda atau mendengarkan panggilan Anda, dan tidak ada orang di antaranya, bahkan WhatsApp.”

Postcomended   29 Mei dalam Sejarah: Penguasa Rezim Brutal Panama Meninggal Dunia

WhatsApp kemudian menjelaskan keterbatasan perlindungan yang diberikannya pada pesan pengguna. Seperti diketahui, dikutip dari situs Tek.id, WhatsApp memiliki layanan berbayar yang dikhususkan untuk pelaku bisnis yakni WhatsApp Business, yang menuntut pengamanan lebih mengingat lebih banyak data yang pelu dirahasiakan.

Dalam semua kasus, jelas perusahaan, WhatsApp akan mengirimkan pesan Anda ke WhatsApp Business yang terenkripsi end-to.end. “Namun, penting untuk diingat bahwa ketika Anda menghubungi ‘bisnis’, beberapa orang dalam ‘bisnis’ mungkin melihat pesan Anda,“ kata WhatsApp.

“Selain itu, beberapa ‘bisnis’ yang menggunakan solusi perusahaan kami dapat mempekerjakan perusahaan lain untuk mengelola komunikasi mereka –misalnya untuk menyimpan, membaca, atau menanggapi pesan Anda,” tambah perusahaan. “Bisnis” yang Anda ajak berkomunikasi, lanjut perusahaan, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa ia menangani pesan Anda sesuai dengan kebijakan privasinya.

Postcomended   Daftar Pemenang Emmy Awards 2017: Nama-nama Lama Hollywood Bermunculan

Penting untuk dicatat bahwa WhatsApp juga dimiliki oleh Facebook. Pada 2014, Facebook membeli aplikasi jejaring pesan ini melalui kesepakatan senilai 19 miliar dolar AS. Namun, WhatsApp mengaku tetap mandiri. Akuisisi, bagaimanapun, berarti integrasi bertahap dengan Facebook, sebagaimana ditunjukkan oleh Forbes.

Pernyataan WhatsApp datang beberapa minggu setelah salah satu pendiri WhatsApp, Brian Acton, menulis di Twitter dan mendorong pengguna untuk menghapus akun Facebook mereka. Acton tidak menjelaskan pernyataannya tetapi itu terjadi di tengah skandal Cambridge Analytica yang, hingga hari ini, terus mewabah di Facebook karena beratnya pelanggaran data yang melibatkannya.(***/IBT/Tek.id)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top