Ed Zoelverdi bersama Menteri Penerangan era Orde Baru, Harmoko (https://statik.tempo.co/?id=101244&width=475)

Hari ini, 2012, wartawan dan fotografer senior seangkatan Goenawan Mohamad, Ed Zoelverdi, meninggal dunia d Jakarta pada usia 68. Ed adalah pencipta istilah “Mat Kodak” sebagai julukan bagi fotografer atau juru foto, dan kata “kiat” alias “cara”. Yang terakhir ini setidaknya dikisahkan wartawan senior Tempo, Amarzan Lubis.

Suatu waktu, para tetangga Zoelverdi heboh gara-gara surat kabar Poskota menulis berita berjudul “Mat Kodak Tertabrak Mobil”. Para tetangga mengira Ed yang mengalami kecelakaan. Tentu saja karena kala itu sebutan Mat Kodak sudah melekat pada Ed.

Padahal koran lokal Jabotabek itu hanya “meminjam” istilah Ed untuk judul berita peristiwa kecelakaan yang dialami fotografer lain. “Tetangga rumah yang mengenalnya dengan nama Mat Kodak sudah berdatangan ke rumahnya,” kata Amarzan, seperti dilansir situs Tempo.

Amarzan mengisahkannya saat mengenang kepergian sahabatnya itu pada 4 Januari 2012. Ed adalah salah seorang perintis majalah mingguan Tempo bersama Goenawan Mohamad pada 1971.

Dan jika saat ini kita lebih menyukai menggunakan kata “kiat” sebagai sinonim “cara”, Amarzan mengungkapkan bahwa kata tersebut juga merupakan ciptaan pria kelahiran Banda Aceh, 12 Maret 1943, yang hanya lulusan SMA ini.

Menurut Amarzan Ed tak cuma piawai memotret, melainkan juga menulis. Dia, kata Amarzan, juga dikenal sebagai orang yang kocak. Kekocakannya dapat dilihat dari tulisan-tulisan di rubrik “Indonesiana”, masih di majalah Tempo.

Dikutip dari Wikipedia, karier jurnalistik Ed dimulai sebagai reporter lepas di Radio Republik Indonesia (RRI) pada 1964. Ketika Tempo dibreidel oleh rezim Orde Baru pada1994, dia mendirikan Majalah Gatra. Sebagai orang Minangkabau, Ed acap memopulerkan kosakata asal daerahnya itu.***

Share the knowledge