Bubarkan Hizbut Tahrir ??? | Just Write, and Live Forever Just Write, and Live Forever - WordPress.com1152 × 864Search by image arroyah

Bubarkan Hizbut Tahrir ??? | Just Write, and Live Forever Just Write, and Live Forever – WordPress.com1152 × 864Search by image arroyah

Setelah sempat berlarut dalam perdebatan panjang, pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Senin (8/5).

Warta BBC menyebutkan bahwa terdapat tiga alasan dibubarkannya HTI. Tiga alasan tersebut disampaikan oleh Menko Polhukam, Wiranto. “Pertama, HTI tidak mengambil peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional,” lanjut Wiranto. Alasan kedua, kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan.

Postcomended   Ombudsman Bilang Meikarta Langgar UU, CEO Lippo: Meikarta Terobosan yang Perlu Didukung

Wiranto menyebutkan bahwa aktivitas yang dilakukan HTI telah menimbulkan benturan di masyarakat. Hal itu dapat berlanjut mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat serta membahayakan keutuhan Indonesia. Maka,

“Setelah melakukan pengkajian yang seksama, dan pertimbangan mendalam, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah hukum untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di seluruh Indonesia,” kata Wiranto dalam jumpa pers di kantor Kementrian koordinator politik hukum dan keamanan.

Sebelum keputusan pemerintah ini dibuat, telah terjadi penolakan masif terhadap keberadaan HTI di Indonesia. Salah satunya adalah pengiriman karangan-karangan bunga di beberapa markas kepolisian.

Postcomended   Ketika Gajah Mada Menjadi Gaj Ahmada

Tanggal 5 Mei lalu, puluhan warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, misalnya. Mereka yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta Damai, Cinta Toleransi dan NKRI, menggelar aksi mengirim karangan bunga ke kantor Polda NTT dan kantor Gubernur NTT.

Pengiriman karangan bunga tersebut dalam rangka menolak paham radikalisme. Aliansi Masyarakat Cinta Damai, Cinta Toleransi dan NKRI menuntut supaya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan.

Selain itu, ratusan karangan bunga sempat memenuhi pekarangan Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Selasa (2/5/2017). Karangan bunga tersebut dikirim dalam rangka dukungan terhadap TNI dan Polri dalam memberantas tindak radikalisme dan premanisme di Bumi Sriwijaya.

Postcomended   Toto Sering Kunjungi Dada Rosada, Adhli: Biar Bandung Tetap Kondusif

Dalam konferensi pers yang dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menkumham Yasonna Laoly ini, Wiranto menegaskan bahwa pemerintah tak anti umat Islam.

“Namun semata-mata dalam menjaga dan merawat keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tegas Wiranto. ***

Share the knowledge